Toke Suum Merajut Asa Janda Korban Konflik

Para janda korban konflik yang tinggal di perumahan Toke Suum di dusun Bugeng Gampong Alue Berawe Langsa Kota. Rakyat Aceh/Ray Iskandar.

HARIANRAKYATACEH.COM – Jelang senja Kota Langsa di rundung mendung, laju sepeda motor terhenti saat tiba di komplek perumahan Toke Suum Dusun Teupin Bugeng Gampong Alue Berawe Kecamatan Langsa.

Asal muasal warga setempat menyebut lokasi tersebut komplek Toke Suum. Berawal saat Usman Abdullah,SE atau yang kerap disapa Toke Suum membeli tanah seluas 3 rante dan membangun rumah disana.

Selanjutnya rumah-rumah yang telah dibangun tersebut di bagi-bagikan kepada para janda korban konflik dan fakir miskin.

Misi mulia tersebut di rancang sejak Usman Abdullah,SE atau yang kerap disapa Toke Suum terpilih sebagai Anggota DPR Aceh dari Partai Aceh.

Sebanyak 12 unit rumah terbangun di komplek tersebut, dan untuk melengkapi kepentingan umum Toke Suum juga membangun 1 unit balai pengajian.

Lebih kurang sudah 12 tahun para janda-janda korban konflik mendiami komplek tersebut. Dan sebagai ucapan terima kasih warga setempat menambal nama Toke Suum sebagai nama komplek tersebut.

Tepatnya, Rabu, (28/7) bertandang kesana dan bertemu dengan beberapa orang janda korban konflik yang ditinggal disana salah satunya, Juariah (58). Kepada wartawan mengatakan tidak pernah bermimpi punya rumah mengingat kehidupan sehari-hari saja susah.

Kita sangat bangga memiliki mantan GAM seperti Toke Suum yang sangat peduli kepada kami dengan memberi rumah yang layak huni seperti ini.

Dirinya mengaku, sebagai seorang janda korban konflik yang telah di tinggal suaminya saat konflik Aceh dulu, memiliki tanah dan rumah layak huni merupakan impian kami.

Juariah mengaku, komplek perumahan Toke Suum ini diberi nama oleh masyarakat, hal ini karena Toke Suum yang telah membangun12 unit rumah dan 1 balai pengajian.

Hal senada juga disampaikan Sabidah (54) bahwa sebelumnya dirinya tinggal di rumah orang tuanya di Gampong Teungoh Langsa Kota. Namun atas kepedulian Toke Suum, kami di hibahkan tanah berikut rumahnya.

Kami sangat bangga dengan Walikota Usman Abdullah,SE atau yang kerap disapa Toke Suum, hal ini karena beliu sangat peduli dengan kaum duafa dan fakir miskin.

” terima kasih pak Walikota yang telah membantu kami mendapatkan rumah layak huni” ujarnya.

Kami sekeluarga sangat bangga dan berterima kasih mempunyai pemimpin yang peduli pada rakyatnya, sekali lagi terimakasih pak wali. Ungkapnya.

Hal selanjutnya ditambahkan Nek Pah (72) yang saat ini sakit-sakitan menuturkan, kalau selama ini Toke Suum sering berkunjung ke komplek perumahaan ini.

” kalau beliu kemari selalu singgah me rumah kami, dan beliu sudah seperti anak saya sendiri” ujarnya.

Selain itu, Toke Suum juga membangun balai pengajian dengan tujuan agar anak-anak kami bisa belajar mengaji.

Dan yang tidak dapat kami lupakan, dimana menjelang Idul Fitri, Toke Suum selalu mengunjungi kami dan memberikan uang megang.

Mewakili warga komplek perumahan Toke Suum kami ucapkan terima kasih atas segala kebaikan Pak Wali, kami tidak dapat membalasnya.

“semoga Allah SWT memberikan kesehatan serta rezeki yang berlimpah bagi beliau dan dapat memimpin lagi hendaknya hingga bisa terus membela kaum fakir miskin serta duafa” imbuhnya. (ray Iakandar)