Puluhan Napi Kelas III Sinabang, Dapat Hak Asimilasi Covid19 

HARIANRAKYATACEH.COM – Puluhan Napi Lapas Kelas III Sinabang, Kabupaten Simeulue, kini telah lega menghirup udara bebas diluar jeruji besi, setelah resmi mendapat hak asimiliasi Covid19  yang diberikan oleh Pemerintah, Rabu (28/7).

‎Penyerahan surat keputusan resmi mendapat hak asimiliasi sebanyak  22 orang Napi tersebut, diserahkan langsung Cut Yessi Kasub Bimbingan Klien Dewasa Badan Pemasyasarakatan (Bapas) Kelas II Nagan Raya, yang didampingi Suparman SH Kalapas Kelas III Sinabang, Kabupaten Simeulue.

“Setelah menjalani 2/3 masa hukuman, sebelum batas waktu hingga per 31 Desember 2021. Hari ini 22 orang klien dewasa Lapas Kelas III Sinabang resmi mendapat asimilasi Covid19, dan perlu diketahui bebas ini ada syaratna, wajib lapor dan tidak mengulangi atau tidak melakukan pengggaran kembali‎.‎ Prosedur asimiliasi ini tidak bisa diberikan kepada Napi dengan kasus 365 dan napi residvis”, kata Cut Yessi.

Sementara ‎ Suparman SH Kalapas Kelas III Sinabang menambahkan dan memperingatkan napi yang mendapat asimilasi Covid19 tersebut, untuk tidak melakukan pelanggaran selama dalam masa asimiliasi tersebut, yang bersangkutan akan kembali menjalani sisa masa hukuman serta nantinya ditambah lagi dengan hukuman atas pelanggaran baru.

“Kepada saudara yang mendapat hak asimilasi Covid19 ini, supaya tidak melakukan pelanggaran baru, sebab bila sedang menjalani masa asimilasi lalu kembali berbuat ulah dengan melakukan pelanggaran hukum, maka saudara akan kembali menjalani sisa hukuman sebelumna dan ditambah hukuman baru atas pelanggaran baru”, tegas Suparman.

22 orang napi ang mendapat hak asimilasi itu juga mendapat peringatan dari Ahmad Ghali Pratama selaku Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat). “Dengan pemberian asimiliasi dari Pemerintah kita, maka para saudaraku jangan kembali mengulangi perbuatan yang nelanggar hukum sehingga tidak ketemu lagi dengan kasus perkara karena melanggar hukum”, katanya.

Sudarno (38), salah seorang napi yang mendapat hak asimilasi Covid19 dari Pemerintah tidak dapat menyembunyikan rasa kebahagiannya, dan tidak lupa memberikan himbauan serta berharap kepada warga yang belum merasakan jeruji besi, untuk tidak melakukan pelanggaran yang melanggar perbuatan melawan hukum.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada pemerintah telah memberikan kepercayaan asimilasi kepada saya. Disini saya berharap dan menghimbau warga, famili maupun tetangga, supaya tidak melakukan perbuatan melanggar hukum. Selama saya menjadi warga binaan Lapas Kelas III Sinabang, banyak mendapat ilmu baik dibidang agama maupun keterampilan lainnya”, katanya kepada harianrakyataceh.com, Rabu (28/7). (ahi).