Aksi Pencurian Berulang Baru Bebas, Roro Kembali Diringkus

AN (52) alias Roro yang baru keluar dari Lapas Meulaboh, kembali ditangkap polisi karena aksi pencurian yang dilakukan berulang. Antara

HARIANRAKYATACEH.COM – Seorang pria asal Aceh Besar berinisial AN (52) alias Roro yang baru keluar dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Meulaboh Aceh Barat kembali ditangkap polisi karena aksi pencurian yang dilakukan berulang.

“Tersangka AN baru saja keluar dari LP Meulaboh beberapa bulan lalu karena kasus pencurian enam unit mobil di Banda Aceh 2017 silam. Sekarang kembali kita tangkap karena perbuatan yang sama yaitu mencuri sepeda motor,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, di Banda Aceh, Senin.

Ryan mengatakan, pelaku AN alias Roro (52) itu kembali ditangkap karena melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Pasar Lambheu, Darul Imarah, Aceh Besar.
“Setelah kita lakukan pencarian sejak beberapa hari lalu, akhirnya AN kita tangkap saat sedang berada di toko aksesoris sticker di kawasan Punge Banda Aceh,” ujarnya.

Ryan menyampaikan, saat penangkapan, disaku celana tersangka juga ditemukan alat bantu pencurian berupa kunci leter T yang digunakan untuk merusak kunci kontak sepeda motor korban. Serta barang bukti Honda Beat BL 5826 VT milik korban Indra Hariyanto yang hilang di Pasar Lambheu tersebut.

Setelah dilakukan pengembangan, kata Ryan, pelaku AN juga baru mencuri sepeda motor lain di TKP yang sama, dan sudah dijualnya kepada seorang ibu rumah tangga di kawasan Peunayong Banda Aceh seharga Rp1,5 juta.

Kemudian, lanjut Ryan, tersangka AN juga pernah mencuri sepeda motor lain di kawasan Peunayong Banda Aceh beberapa tahun silam. Serta masih ada aksi pencurian lain yang dilakukan pelaku.

“Tersangka juga mengakui pernah melakukan pencurian sepeda motor jenis Honda Supra X 122. Namun ini masih kami lakukan penyelidikan lokasi, korban serta keberadaan sepeda motor tersebut,” kata Ryan.

Ryan menyebutkan, sejauh ini pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku yakni berupa tiga unit sepeda motor honda Beat dan satu buah kunci letter T sebagai alat bantu.

“Saat ini, tersangka AN mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, AKP Ryan mengimbau masyarakat harus lebih waspada dan menjadi contoh bagi pemilik roda dua lainnya supaya berhati-hati saat memarkirkan kendaraan.

“Selain itu kita juga meminta pengendara juga memasang kunci ganda, dan parkir di tempat yang aman agar tidak terjadi hal yang tidak kita diinginkan,” demikian AKP Ryan. (ant/icm)