Dandim Simeulue Murka, Temukan Bendera Merah Putih Lusuh‎ dan Koyak Masih Terpasang di Kantor Pemerintah

Personil TNI Kodim 0115 Simeulue, saat mengganti bendera Merah Putih yang telah lusuh dan koyak di  halaman kantor Satuan Pengawasan Simeulue‎, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Perikanan‎, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, ‎Kementerian Kelautan dan Perikanan . Rabu (3/8). Ahmadi - harianrakyataceh.com. ‎


HARIANRAKYATACEH.COM – ‎Inspeksi Mendadak (sidak) Dandim Letkol Inf Yogi Bahtiar, menjelang peringatan HUT RI ke 76 Tahun, di wilayah kepulauan Simeulue, menemukan bendara Merah Putih yang terpasang dengan kondisi mengenaskan telah lusuh, rusak dan koyak, Selasa (3/8).

Bendera Merah Putih yang lusuh dan koyak terpasang pada tiang dihalaman salah satu milik instansi halaman kantor Satuan Pengawasan Simeulue‎, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Perikanan‎, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, ‎Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.‎

‎Diduga bendera Merah Putih yang terpasang telah lama dan tidak perna dirawat dan tidak perna diturunkan tersebut, terlihat langsung oleh Dandim Letkol Inf Yogi Bahtiar, saat dalam perjalanan menuju Kecamatan Teupah Selatan, persisnya berada disalah satu ruas jalan yang ada di kawasan Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur.

Terlihat Letkol Inf ‎ Yogi Bahtiar, melesat dan langsung turun dari atas kenderaan dinasnya yang diikuti sejumlah perwira Kodim 0115 Simeulue dari kenderaan roda empat, kemudian menuju pintu halaman yang tertutup terpasang gembok besi dan halaman kantor yang dipenuhi rumput  liar serta pintu kantor tersebut terkunci juga diduga telah lama tidak dikunjungi petugas.

Mengetahui Dandim 0115 Simeulue terhalang pintu pagar yang yerkencui, dua personil TNI Kopda Teuku Hassanuddin dan Pratu Tri Suharjo dengan sigap melompat pagar ‎dan Letkol Inf Yogi Bahtiar langsung memberikan bendera merah putih yang baru untuk menggantikan bendera merah putih yang lusuh dan koyak.

“Segera ganti benderah Merah Putih itu. Kemana pemilik kantor ini, kenapa mereka tidak perduli dengan bendera Merah Putih”, kata Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar, yang terlihat wajahnya menahan murka dan sorot mata tajam, sambil memegang pintu pagar yang terbuat dari besi serta saat detik-detik peristiwa itu disaksikan warga sekutar.

Sementara Pratu Tri Suharjo dan Kopda Teuku Hasanuddin hanya kurang satu menit, telah mengganti bendera merah putih yang lusuh dan koyak, kemudian kembali kibarkan bendera merah Putih yang baru, dan diketahui menjelang peringatan HUT RI, Dandim 0115 Simeulue selalu membawa bendera Merah Putih.

Masih dengan sikap sempurna, seperti saat detik-detik pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih. “Apapun alasannya, apakah itu miskomunikasi atau apapun kendalanya, hari ini kita temukan bendera merah putih yang lusuh dan koyak masih terpasang dihalaman kantor salah satu instansi Pemerintah. Kita himbau seluruh masyarakat untuk pasang Bendera Merah Putih menjelang HUT RI ke 76 tahun”, tegasnya.

Carles S.Pii Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue, yang dihubungi harianrakyataceh.com, Rabu (3/8) dan setelah mengetahui bendera Merah Putih yang lusuh dan koyak tersebut telah dipasang kembali bendera Merah Putih yang baru oleh Dandim Letkol Inf Yogi Bahtiar.

 “Allahuakbar, itu kantor Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Perikanan dan Kelautan Lampulo, Satuan Pengawasan Simeulue‎. Sebelumnya sudah kita ingatkan soal bendera itu dan koordinator kantor pengawasan itu pak Azwar Nasution, nanti saya kirim nomornya”, katanya sambil berjanji mengirim kontak person Azwar Nasution kepada harianrakyataceh.com. (ahi).