Kodim Simeulue, Bagikan Ratusan Lembar Bendera Merah Putih 

Dandim Letkol Inf Yogi Bahtiar dan Kasnu Adami foto bersama sambil memegang bendera Merah Putih. Rabu (3/8). Ahmadi - harianrakyataceh.com. 

HARIANRAKYATACEH.COM – Jelang peringatan HUT RI ke 76 tahun, Kodim Simeulue kembali bagikan  ratusan lembar Bendera Merah Putih, kepada warga di 10 Kecamatan di wilayah kepulauan Simeulue.

Aksi bagi-bagi sekitar 200 lembar bendera Merah Putih kepada warga yang bermukim di 10 Kecamatan dalam wilayah kepulauan Simeulue, setelah terbitnya instruksi pengibaran bendera Merah Putih, selama satu bulan, sejak tanggal 1 hingga 31 Agustus 2021.

‎”Ada sekitar 200 lembar bendera Merah Putih yang kita bagikan kepada warga di 10 Kecamatan dalam wilayah kepulauan Simeulue. Kegiatan ini merupakan rangkaian menjelang peringatan HUT RI ke 76 tahun”, kata Dandim Letkol Inf Yogi Bahtiar, kepada harianrakyataceh.com, Rabu (4/8).

Masih menurut Dandim 0115 Simeulue, semangat Nasionalisme dan Kebangsaan NKRI oleh rakyat yang bermukim wilayah kepulauan penghasil buah cengkeh dan lobster terbesar di Provinsi Aceh ‎telah teruji sejak lama sehingga dikenal daerah putih.

‎Aksi bagi -bagi ratusan lembar bendera Merah Putih itu perdana diserahkan kepada  Kasnu Adami alias Jono (48), salah seorang warga pelaku usaha budidaya ikan air tawar jenis ikan Bandeng, binaan Kodim 0115 Simeulue di kawasan pantai Desa Anao, Kecamatan Teupah Selatan.

Selain bagikan beberapa lembar bendera Merah Putih, juga Dandim Letkol Inf Yogi Bahtiar menyerahkan bibit manggrove dan bantuan dana untuk mendukung usaha budiaya ikan bandeng milik Kasnu Adami yang mulai digarap sejak tiga tahun lalu, dengan cara manual tanpa bantuan alat berat.

“Untuk memotivasi semangat usaha pak Kasnu Adami mampu membuat kolam ‎ikan hingga sekarang, butuh waktu selama 3 tahun, ini pekerjaan yang sangat luar biasa berat. Warga yang memiliki semangat seperti ini harus kita dukung dan bantu, bila saja banyak warga kita ada kemauan seperti beliau, saya rasa banyak warga kita sejahtera dan ingat jangan persulit usaha rakyat, tapi ayo kita bantu semampu kita”, tegas Dandim 0115 Simeulue. ‎

Sebelumnya kolam sapanjang 140 meter, lebar 10 meter dengan kedalamm 2 meter, ‎kini telah memetik hasil ikan bandeng, yang sebelumnya bibit ikan bandeng tersebut dibantu pihak Dinas Kelautan dan Perikanan setempat sebanyak 15.000 ekor benih ikan bandeng, namun yang selamat dan mampu bertahan hidup hanya sekitar 200 ekor.

‎Kisah perjuangan berat pembuatan kolam ikan bandeng tersebut disampaikan Kasnu Adami yang telah menduda selama 13 tahun lalu, yang didampingi Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar dan aparat Desa Anao, kepada harianrakyataceh.com, Selasa (3/8).‎

‎”Kalau saya ceritakan pembuatan kolam ikan bandeng ini, mungkin banyak yang tidak percaya, sebab hanya gunakan cangkul dan sekop. Alhamdulillah perjuangan selama tiga tahun, hari ini sudah ada hasilnya dan budidaya ikan bandeng ini hanya mengandalkan tenaga dan pikiran selama 24 jam, namun dari 15.000 benih yang diberikan DKP hanya sekitar 200 ekor yang masih hidup, dan saya tetap tidak menyerah”, kata Kasnu Adami.

Kasnu Adami dengan suara serak dan tak mampu menyembunyikan rasa terima kasih dan rasa harunya, karena didatangi langsung Komandan Distrik Militer 0115 Simeulue, dan terdengar isakan Kasnu Adami seraya menggemgam tangan Letkol Inf Yogi Bahtiar  sambil menyerahkan tiga ekor ikan bandeng. ‎

“Pak Komandan, tolong diterima ikan bandeng ini, ikan ini telah dua tahun saya pelihara dari kolam saya ini. Dan mmohon kiranya Komandan tidak bosan-bosan datang ketampat saya yang serba darurat ini”, imbuhnya sambil menggenggam erat bendera Merah Putih yang diberikan Letkol Inf Yogi Bahtiar. (ahi).‎