Gelar Jumpa Pers, Kajari Ajak Wartawan Bersinergi Membangun Bireuen

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Mohammad Farid Rumdana SH MH menggelar silaturahmi dengan insan pers liputan Bireuen di halaman belakang kantor setempat, Senin (9/8). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen yang baru, Mohammad Farid Rumdana SH MH menggelar silaturahmi perdana dengan insan pers liputan Bireuen di halaman belakang kantor setempat, Senin (9/8).

Pada gelaran jumpa pers tersebut, Kajari Bireuen mengajak para wartawan guna menjalin sinergitas bersama dalam membangun Bireuen dari sisi hukum.

“Insan pers sangat berpengaruh dalam menyampaikan informasi, termasuk kinerja kejaksaan. Karena itu, kami butuh masukan dan diskusi untuk membangun Bireuen dalam penegakan hukum yang lebih baik,” ujarnya.

Dikatakan, pemberitaan di media selama ini sudah bagus dan sangat berimbang. Kedepannya, semoga bisa dipertahankan dan bisa lebih menggali segala permasalahan untuk pengembangankan informasi-informasi yang ada.

“Faktor eksternal sangat berpengaruh. Apa yang terjadi di lapangan, tidak semuanya kami tahu. Wartawan mungkin lebih mengetahui apa yang terjadi. Karenanya, bantu kami untuk membangun Bireuen dari sisi hukum,” ajak Farid.

Kepala kejaksaan juga mengaku, pernah menjabat Kasi Intel dan merasa dekat dengan para wartawan. Faktor historislah yang membuat hati tergerak untuk segera bertemu insan pers di Bireuen.

“Saya Ingin bertemu pertama kali dengan insan pers. Setelah ini, kami juga akan mengagendakan silaturahmi dengan forkompinda, tokoh masyarakat dan alim ulama di Bireuen,” akuinya.

Untuk tahap awal, Kejari Bireuen berencana melakukan program kerja membentuk Wilayah Bebas dari Narkoba (WBK), dan meminta dukungan rekan-rekan. Bila ada aturan yang berubah di kantor, walaupun dalam hal kecil, wartawan juga harus mengikutinya sesuai aturan.

“Jangan salah persepsi, ini bukan hal baru dan sudah ada aturan dari Menpan RB. Jadi sekali lagi, mohon pengertiannya dan dukungan untuk membangun Bireuen terutama dalam penegakan hukum,” pungkasnya. (akh)