Rumah Diterjang Banjir, Ratusan Masyarakat Aceh Besar Mengungsi

Masyarakat memindahkan barang berharga mereka ke tempat lebih tinggi akibat rumah diterjang banjir luapan, Selasa (10/08/2021). Foto istimewa

HARIANRAKYATACEH.COM – Hujan yang mengguyur wilayah Aceh Besar sejak Selasa (10/08/2021) pagi hingga Rabu (11/08/2021) dini hari telah mengakibatkan banjir luapan dan longsor di beberapa titik lokasi di Kabupaten Aceh Besar.

Berdasarkan laporan tertulis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar menyebutkan bahwa intensitas hujan yang tinggi telah terdampak pada luapan Kreung Kala dan Krueng Pudeng sudah menggenangi beberapa ruas jalan penghubung antar desa dan rumah warga.

Sejumlah daerah yang terdampak diantaranya di Kecamatan Lhoong, telah terjadi luapan air sungai Krueng Kala dan Krueng Pudeng, Kecamatan Lhoong untuk untuk debit dan ketinggian air terus meningkat dan hujan masih terus mengguyur dengan intensitas sedang hingga lebat.

Selain itu, juga mengakibatkan longsoran material tanah dan batu kecil di kawasan Gunung Paro dan Kulu jalan lintas Banda Aceh – Meulaboh hingga saat ini terus dilakukan upaya pembersihan oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Balai Jalan Wilayah Banda Aceh – Meulaboh. Untuk lintasan masih bisa di lalui oleh kendaran yang melintas.

Sementara di Gampong Pudeng ketinggian air memcapai 30cm – 60 cm dan masyarakat sekitar telah mengungsi ke kedai di jalan raya lintas Banda Aceh – Calang dengan jumlah pengungsi sekitar 107 kepala keluarga atau 358 jiwa.

Sementara di Gampong Krung Kala ketinggian air dilaporkan mencapai 30 cm-60 cm. Sejauh ini laporan pengungai masih nihil.

Sedangkan di Kecamatan Pulau Aceh juga dilaporkan telah terjadi lonsor material tanah dan batu di dua titik di jalan lintas Desa Gampong Meulingge dan Gampong Rinon.

Sementara di Kecamatan Peukan Bada, tepatnya Gampong Lambaro Neujid, ketinggian air mencapai 20cm-40cm.

Beberapa warga telah Mengungsi ke balai desa. Jumlah pengungsi 10 KK atau 54 jiwa

Berdasarkan data, sejauh ini sudah 117 KK atau 412 jiwa pengungsi di Aceh Besar.

Sejauh ini,BPBD Aceh Besar telah menyiagakan seluruh personil disetiap pos WMK untuk terus memantau kondisi dan situasi terkini wilayah Aceh Besar dan melaporkan kembali jika ada perkembangan selanjutnya.

Petugas Damkar BPBD ACEH BESAR Pos Lhoong sedang melakukan evakuasi mandiri korban banjir di gampong pudeng ke titik aman.
Hingga saat ini hujan masih mengguyur dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat.

Untuk dampak kerusakan dan kerugian masih dalam amatan dan pantauan petugas di lokasi kejadian.

Seluruh unsur terkait baik dari kepolisian (polsek setempat), TNI (koramil setempat), MUSPIKA, dan instansi terkait lainnya terus melakukan pemantauan dan siaga di wilayah tugas masing – masing.

BPBD Aceh Besar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang,siaga dan waspada dalam menyikapi perkembangan cuaca saat ini yang mana dapat berpotensi terjadi nya banjir dan longsor. (ra)