Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 12 Aug 2021 05:30 WIB ·

YARA Minta Penegak Hukum Tindak Tegas Illegal Logging di Aceh Jaya


 Kepala Perwakilan YARA Kabupaten Aceh Jaya, Sahputra, SH Perbesar

Kepala Perwakilan YARA Kabupaten Aceh Jaya, Sahputra, SH

HARIANRAKYATACEH.COM –  Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta jajaran Polres Aceh Jaya mengusut tuntas aksi Illegal logging dan tambang Ilegal di Aceh Jaya.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Perwakilan YARA Kabupaten Aceh Jaya, Sahputra, SH menyikapi bencana banjir dilebih dari 30 desa di Kecamatan Jaya dan Indra Jaya di Aceh Jaya yang diduga dampak dari kerusakan lingkungan dan aksi perambahan hutan.

“Bencana banjir tersebut memaksa masyarakat harus mengungsi ketempat lebih tinggi, masyarakat setempat sangat dirugikan akibat banjir,” kata Sahputra atau yang akrab di sapa Apon, Kamis (12/08/2021).

Pihaknya menduga, banjir tersebut dipicu, tak terlepas dari ulah tangan jahil. Akibatnya, marak aktifitas pembalakan liar yang terjadi di daerah di Aceh Jaya. Oleh karenanya, YARA meminta Polres Aceh Jaya untuk lebih gencar dalam melakukan penertiban illegal logging dan illegal minning di Aceh Jaya.

” Kami mengakui selama ini Polres Aceh Jaya sudah bekerja menertibkan hal tersebut. Namun YARA menilai, masih belum maksimal. Pasalnya, sebagaimana diberitakan media selama ini ketika dilakukan penangkapan pelaku pembalakan liar tersebut selalu hanya pekerja, harusnya pihak Polres Aceh Jaya mengusut tuntas sampai kepemilik serta pemodal kegiatan itu, agar Aceh Jaya benar-benar terbebas dari Illegal loging dan Ilegal minning masyarakatpun tidak harus merasakan imbas buruk dari perbuatan itu.

 

” Kami menduga, pembalakan liar terjadi disebabkan adanya para pengusaha kayu, serta masalah kemiskinan yang terjadi pada penduduk yang tinggal di sekitar hutan. Para pengusaha memanfaatkan peluang meningkatnya permintaan pasokan kayu tanpa memperhatikan aspek legalitas, serta juga dengan kekuataan pemilik modal, para pengusaha ikut bermain.

Mereka memberikan modal kerja kepada masyarakat miskin untuk melakukan illegal logging dan illegal minning. Mereka menyediakan kebutuhan termasuk alat berat. Bahkan tak menutup kemungkinan mereka membiayai backing atau membayar pengawalan illegal logging.

Pihknya juga meminta, Polres Aceh Jaya, untuk menertipkan tambang Ilegal dan juga Galian C yang tidak memiliki izin di Aceh Jaya, dengan tidak pandang bulu siapapun mereka karena ini hal serius, dengan dilakukan itu, maka tidak ada yang berani lagi melakukan kegiatan yang sangat merugikan masyarakat Aceh Jaya khususnya.

Lebih lanjut Saputra juga mengharaokan masyarakat juga harus proaktif melaporkan setiap kegiatan yang ilegal di Aceh Jaya. Jangan takut melaporkan jika melihat kegiatan yang bertentangan dengan hukum. Sebab, sudah dijamin keselamatan jiwa, harta, dan keluarganya oleh UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Hal itu, tercantum dalam Pasal 76. Dimana, masyarakat yang melaporkan terjadinya kegiatan illegal logging, sesungguhnya sedang melaksanakan perintah undang-undang dalam upaya pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Terakhir, kata sambung Saputra, Jika masyarakat mengetahui siapa pelakunya, silakan masyarakat segera laporkan, Nantinya, ada pihak berwenang yang menindaknya. (dl)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Jaga Ekosistem Alam, Kodim 0102/Pidie dan Jajaran Semai 3000 Bibit Pohon Keras dan Manggrove

17 July 2024 - 12:44 WIB

Kodim 0102/Pidie Dan Subdenpom IM/1-3 Sigli Periksa Kelengkapan Kenderaan Prajurit

16 July 2024 - 11:57 WIB

DPRK Abdya Usul Tiga Nama Calon Pj Bupati

16 July 2024 - 06:22 WIB

Siapkan Hadiah Rp 30 Juta, Piala Ketua Askab PSSI Bireuen Bergulir di Cureh

16 July 2024 - 06:19 WIB

Operasi Patuh Seulawah, Ingatkan Pengendara Kembali Tertib Berlalulintas

15 July 2024 - 17:29 WIB

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Trending di DAERAH