Lakukan Pengembangan SDM, UNIKI Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Aceh

Rektor Uniki, Prof Dr Apridar foto bersama dengan Kepala BPSDM Aceh, Syaridin SPd MPd, usai penandatanganan Nota Kesepahaman kerjasama. AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Dalam kiprahnya melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Prof Dr Apridar, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT.

Kerjasama dengan Pemerintah Aceh tersebut, tertuang beberapa poin penting demi kemajuan Perguruan Tinggi (PT), diantaranya menginisiasi dalam waktu 5 tahun kedepan, pihak kampus bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, akan menyelenggarakan Tri Darma dan Pelatihan Softskill SDM bagi Masyarakat Aceh.

Nota Kesepahaman ini didasarkan atas Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 28 Tahun 2019 tentang Beasiswa Pemerintah Aceh.

Hal ini disampaikan Rektor Uniki, Prof Apridar kepada media ini, Selasa (17/8).

Ia berharap kepada BPSDM Aceh, agar lebih serius lagi memprogramkan bantuan beasiswa kepada mahasiswa di Aceh. Dengan tujuan, pendidikan anak bangsa terus dapat ditingkatkan.

“Mengingat masih banyak anak-anak yang kurang mampu dari segi ekonomi, tetapi memiliki potensi akademik yang baik, juga anak-anak kita korban konflik, perlu kita perhatikan lebih serius. Setiap tahun, kami di UNIKI menemukan hal ini. Semoga kita selalu bisa menolong mereka dengan adanya beasiswa KIP Kuliah, dan harapannya juga diberikan biasiswa oleh Pemerintah Aceh melalui BPSDM,” sebut Prof Apridar.

Sementara itu, Kepala BPSDM Aceh mengatakan, sebagaimana telah diketahui masyarakat Aceh, program pengembangan mutu pendidikan, dikemas dalam program Aceh Carong. Untuk itu, Gubernur telah menyetujui dan terus berupaya untuk membantu beasiswa bagi siswa yang ekonominya rendah melanjutkan pendidikan kejenjang pendidikan tinggi, khususnya pada pendidikan vokasi. Disamping itu juga terus menambah kuota beasiswa untuk calon mahasiswa S1, bahkan pascasarjana.

Ia mengaku, selama ini pihaknya telah membangun kerja sama dengan sembilan lembaga pendidikan tinggi vokasi di Indonesia dan mereka telah mengirimkan putra-putri Aceh untuk menempuh pendidikan di lembaga tersebut yang dibiayai oleh Pemerintah Aceh.

“Tahun ini, sebanyak 6.785 orang mendaftar sebagai calon penerima beasiswa Pemerintah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh. Sedangkan beasiswa yang tersedia hanya 2.120 kuota. Besarnya antusias masyarakat pembelajar untuk itu sangat kami apresiasi. Semoga ditahun depan dapat kita tambah lagi kuota beasiswa ini,” harapnya.

Turut hadir mewakili Pemerintah Aceh dalam kerjasama di Kampus UNIKI, Kepala BPSDM Aceh, Syaridin SPd MPd didampingi Kabid Kerjasama, Wakil Rektor II Chairul Bariah SE MM, Wakil Rektor III Drs Win Konadi MSi, Kepala Penjaminan Mutu, Dr Fauzi M Kom I dan Kepala Sekretariat Pascasarjana Magister Manajemen, Kamaruddin SPd MM. (akh)