RUMAN Aceh Menerima PKL Mahasiswa IP UINAR

Ketua TBM RUMAN Aceh sedang briefing 4 mahasiswa yang magang di basecamp RUMAN Aceh pada Senin (23/8) pagi

HARIANRAKYATACEH.COM – Taman bacaan masyarakat (TBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh menerima praktek kerja lapangan (PKL) atau magang mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan (IP) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UNIAR) tahun akademik 2021/2022.

Hal tersebut diungkapkan Ketua TBM RUMAN Aceh, Fadillah Islami S.IKom., usai penyerahan secara simbolis, melalui aplikasi Zoom, oleh Dekan FAH UINAR pada Senin (23/8/2021) pagi di sekratriatnya, Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

“Ini merupakan tahun ke 3 kita menerima PKL mahasiswa IP FAH UINAR. Kali ini sebanyak 4 orang, tahun lalu hanya 2 orang. Kita merasa sangat terbantu, sebab secara administrasi kita memang belum mempunyai anggota tim yang berlatarbelakang pustakawan”, ujar Fadil.

Fadil menambahkan, sejak berkegiatan rutin pada 8 April 2013 lalu, TBM RUMAN Aceh terus bergerak hingga kini melalui beragam kegiatan yang gratis buat masyarakat.

“Di antaranya, pustaka komunitas di basecamp kita yang buka setiap hari, MIBARA di lapangan Blang Padang setiap pagi hari Ahad. Juga ada rumah pustaka yang telah tersebar pada 56 titik di 16 Kaputaen/Kota se Aceh serta 3 kegiatan lainnya”, imbuh Fadil.

Sementara itu, Dekan FAH UINAR, Dr. Fauzi Ismail, M.Si., menuturkan bahwa PKL merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi para mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka di UINAR.

“Untuk terlaksananya kegiatan tersebut, kami memilih perpustakaan RUMAN Aceh menjadi salah satu tempat praktek/magang mahasiswa kami di daerah asal mereka masing-masing. Selama sebulan mereka akan mempraktekkan ilmu”, kata Fauzi.

Selama proses magang tersebut, imbuh Fauzi berikutnya, para mahasiswa dibimbing oleh seorang dosen jurusan ilmu perpustakaan yang ditugaskan sebagai supervisor.

“Kondisi kita memang masih belum bebas dari pandemi Covid-19, namun proses pengaplikasian ilmu pada dunia nyata tetap harus berjalan. Tentunya dengan mengikuti protocol kesehatan secara konsisten”, pungkasnya.