UP3 PLN Subulussalam Tanam 1000 Mangrove di Aceh Singkil

HARIANRAKYATACEH.COM, SUBULUSSALAM – Melalui dana CSR, PLN UP3 Subulussalam melakukan penanaman pohon mangrove di destinasi wisata Teluk Bayur, Desa Kayu Menang, Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil.

Kegiatan penanaman 1.000 mangrove itu terlaksana dengan bantuan Kelompok Tani Hutan Payau Desa setempat.

Hutan mangrove yang sudah dikelola oleh kelompok pemuda setempat ini sudah berjalan selama lima tahun dengan dikomandoi oleh Irwan ST dkk.

“Sebelumnya kami ucapkan banyak terimakasih atas kontribusi dari pihak UP3 PLN Subulussalam. Yang di mana telah ikut serta dalam program penghijauan Hutan Mangrove di Rawa Desa Kayu Menang,” ucap Irwan, Selasa (24/8/2021).

“Kita berharap program ini terus berkelanjutan ke depannya. Aagar seluruh hutan rawa ini bisa menjadi penyeimbang dan tidak ada lagi terjadi erosi dan abrasi laut.”

“Ke depan kita akan fokus menutup daerah yang abrasi dengan menanam Pohon Mangrove. Untuk itu perlu dukungan semua pihak,” ujarnya.

Support PLN

Sementara itu Manajer UP3 Subulussalam Eka Ramadaniati bersama Kepala PLN Rayon Singkil Yandri Doni yang turut hadir dalam penanaman Mangrove tersebut mengatakan bahwa akan terus mensuport kegiatan kegiatan semacam ini.

“Kita dari PLN sangat mendukung program ini. Dan In sha Allah ke depan melalui program CSR kita akan tetap support,” kata Eka.

“Manfaat dari penanaman Mangrove ini bukan saja untuk kita saat tapi juga untuk anak cucu kita.”

“Kita lihat saat ini banyak kejadian musibah bencana alam terkhusus di daerah pinggiran pantai abrasinya, hingga menghancurkan rumah rumah warga. Hal ini tidak lain karena sudah habisnya pohon pohon penyangga. Untuk itu kami dari pihak PLN mencoba memprogramkan CSR tahun ini ke penanaman Mangrove,” urainya.

Ia berharap, dengan penanaman Pohon Mangrove akan banyak memberikan manfaat, terlebih kepada biota laut yang hendak berkembang. “Seperti contoh kepiting dan ikan ikan yang hidup di celah-celah akar mangrove tersebut,” jelas Eka.

Ia juga berharap program itu bukan hanya oleh bantuan PLN saja. “Melainkan dari perusahaan-perusahaan lainnya juga ikut berkontribusi. Agar ekosistem Hutan Mangrove bisa terus berkelanjutan,” tutup Eka. (ra)