Varian Delta Bertambah, Tujuh Daerah Zona Merah di Aceh

Jubir Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani

HARIANRAKYATACEH.COM, BANDA ACEH – Virus corona varian Delta bertambah tujuh kasus lagi, dan tujuh daerah kabupaten/kota dinyatakan sebagai zona merah di Aceh. Sementara itu, pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sembuh bertambah 253 orang, 368 kasus baru, dan sebanyak 19 orang dilaporkan meninggal dunia.

“Penambahan varian Delta di Aceh kita ketahui dari info grafis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, yang ditampilkan pada laman www.litbang.kemkes.go.id,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Rabu (25/8/2021).

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh yang akrab disapa SAG itu mengaku belum mendapat data distribusi virus corona varian Delta di Aceh. Penambahan tujuh kasus baru diketahui dari perbandingan info grafis pada laman yang sama sepekan lalu sebanyak 11 kasus, dan info grafis terbaru menampilkan 18 kasus varian Delta di Aceh.

Ia mengatakan, meski data sebarannya belum ada, namun perkembangan ini perlu segera diketahui masyarakat sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan kewaspadaan. Virus varian Delta diyakini memiliki daya tular berkali-kali lipat lebih cepat dibandingkan varian SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, ujarnya.

Selain risiko penularannya lebih cepat, sambungnya, varian Delta juga memicu simtomatik penyakit yang lebih berat dan risiko kematian yang lebih tinggi. Menurut catata WHO, salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 dan kematian global sepanjang Juli 2021 adalah varian Delta yang saat itu sudah terdeteksi sedikitnya 132 negara, jelas SAG.

Ia menghimbau masyarakat tidak perlu panik menyikapi penambahan varian Delta di Aceh. Keganasan virus varian baru itu masih efektif ditundukkan dengan protokol kesehatan yang didengung-dengungkan selama ini dan dua dosis vaksinasi Covid-19, katanya.

“Protokol kesehatan dan dua dosis vaksinasi Covid-19 masih sangat efektif mencegah serangan infeksi varian Delta itu,” tambah SAG.

Sementara itu, ia juga melaporkan perkembangan terbaru Peta Zonasi Risiko Covid-19 di Aceh. Zona merah di Aceh bertambah dari empat menjadi tujuh kabupaten/kota. Selain Langsa, Banda Aceh, dan Aceh Besar, yang zona merah sepekan lalu, bertambah lagi Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Pidie, dan Sabang.

Sedangkan Aceh Singkil yang pekan lalu zona merah kini menjadi zona oranye bersama 13 kabupaten/kota lainnya di Aceh. Selain Aceh Singkil yang kondisinya terkoreksi, ada dua kabupaten lainnya yang satus warnanya membaik, dari zona oranye pada pekan lalu menjadi zona kuning dalam minggu ini, yakni Bener Meriah dan Aceh Barat Daya, urai SAG.

Kasus kumulatif Covid-19

Selanjutnya ia melaporkan kasus akumulatif kasus Covid-19 Aceh telah mencapai 31.028 orang, hingga 25 Agustus 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat sebanyak 6.363 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) sebanyak 23.313 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 1.352 orang.

Data kasus akumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah hari ini mencapai 368 orang. Pasien yang sembuh bertambah 253 orang, dan penderita Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi 19 orang (ra)