Jalan Lingkar, Awal Kemajuan Pelosok Aceh Barat

Bupati Aceh Barat H Ramli MS bersama anggota DPRK dan Kadis PUPR setempat, memantau proses pembangunan ruas ring road dua menghubungkan Arongan-Woyla Raya-Sungai Mas.

Meulaboh – Progres fisik pembangunan jalan lingkar kabupaten Aceh Barat, rampung 89 persen. Bagian upaya pemerintah mempersiapkan akses infrastruktur jalan memadai, demi membuka keterisolasian wilayah perkampungan pelosok, dan mendukung kawasan industri serta kepariwisataan.

Bupati Aceh Barat H Ramli MS mengaku sangat fokus memantau perkembangan pekerjaan pembukaan dan pembangunan jalan lingkar kabupaten tersebut, sehingga selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi berbagai titik lokasi pembangunan.

“Program jalan lingkar ini, adalah mimpi saya yang dituangkan dalam visi dan misi pembangunan. Tujuannya, semata ingin memberikan ‘kemerdekaan’ masyarakat pelosok dari segi akses jalan memadai dan menghubungi antar kecamatan,” kata H Ramli MS melalui pesan singkatnya, Senin (30/8).

Keberadaan jalan lingkar tersebut, dinilainya bakal mampu menjawab berbagai persoalan pelik yang dihadapi masyarakat, khususnya warga yang berdomisili di wilayah pelosok kabupaten Aceh Barat.

“Jika sebelumnya untuk bepergian kesana-kemari, warga masih ada melintasi jalan berlumpur dan licin. Bahkan sering kita dengar serta lihat postingan di Medsos ada warga terperosok jatuh di jalan berlubang serta licin, Insyaallah tahun 2022, telah selesai jalan lingkar yang memadai untuk dilintasi,” paparnya.

Rampungnya akses jalan lingkar kabupaten demikian, juga memberikan peluang kepada masyarakat untuk mengelola secara maksimal sebagian besar lahan tidur yang selama ini tidak produktif.

“Nanti tidak ada lagi alasan warga mengeluhkan kesulitan akses jalan, karena jalan lingkar yang menghubungi antar wilayah telah di buka. Garap semua lahan tidur yang selama ini terlantar itu,” pintanya.

Terpisah, Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi membenarkan progres fisik pembangunan jalan lingkar daerah setempat telah mencapai 89 persen. Bahkan kini pekerjaan mulai fokus menyelesaikan ruas jalan ring road tahap dua yang menghubungkan kecamatan Arongan Lambalek, Kecamatan Woyla Raya, dan Kecamatan Sungai Mas.

Bahkan, sambung Kurdi, usai pengerasan pekerjaan mulai menyentuh pada pengaspalan tahap pertama base A, sepanjang 3,5 Km. “Dilanjutkan jembatan Gasee-Sipot pagu Rp.13,2 Miliar, bentang 3×50 meter rangka baja. Saat ini sudah pemasangan strukturnya rangka baja (erection) lebih kurang 80 meter,” rincian Kurdi.(den)