Walikota Tegaskan ASN dan Non ASN Wajib Vaksin Covid-19

VAKSIN- Satu vial (botol) vaksin Sinovac akan disuntik untuk 10 orang yang menjadi sasaran vaksin sebagai upaya pencegahan Covid-19. ARMIADI/RAKYAT ACEH

“Non ASN Tolak Vaksin Diberhentikan”

HARIANRAKYATACEH.COM- Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe akan menindak tegas bagi Non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) yang tidak bersedia di vaksinasi Covid-19. Tidak tanggung-tanggung, tindakan yang diambil hingga pemberhentian dari pekerjaan di jajaran Pemko Lhokseumawe.

Hal itu sesuai Instruksi Walikota Lhokseumawe Nomor 1129 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) di Pemko Lhokseumawe, tertanggal 30 Agustus 2021.

Kabag Humas Setdako Lhokseumawe Marzuki dikonfirmasi Rakyat Aceh, Senin (30/8) membenarkan terkait dengan telah keluarnya Instruksi Walikota Lhokseumawe Nomor 1129 tahun 2021.

Ia mengatakan, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan menjaga kesehatan masyarakat, diperlukan pelaksanaan Vaksinasi bagi Aparatur Sipil Nagara (ASN) dan Non Aparatur Sipil
Nagara (Non ASN) pada Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Kemudian juga menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Atas dasar itu, maka Wali Kota Lhokseumawe menginstruksikan,
kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe, Aparatur Sipil Nagara (ASN) dan Non Aparatur Sipil Nagara (Non ASN) pada Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Kesatu: Mewajibkan kepada seluruh Aparatur Sipil Nagara (ASN) dan
Non Aparatur Sipil Nagara (Non ASN) pada Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mengikuti Vaksinasi Covid-19, kecuali tidak memenuhi kriteria penerima Vaksin Covid-19 sesuai
dengan indikasi Vaksin Covid-19 yang tersedia dan/atau yang tidak lulus skrining penyuntikan Vaksin Covid-19 dari instansi berwenang.

Kedua : Bagi PNS pada Pemerintah Kota Lhokseumawe yang tidak bersedia mengikuti Vaksinasi Covid-19 sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU dijatuhi hukuman/sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi
Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease
2019 (COVID-19) dan segala bentuk Administrasi Kepegawaian
tidak akan diproses.

Ketiga : Bagi Non Aparatur Sipil Nagara (Non ASN) pada Pemerintah Kota
Lhokseumawe yang tidak bersedia mengikuti Vaksinasi Covid-19 sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU, dijatuhi hukuman pemberhentian.

Kepala OPD dan Pejabat Struktural secara berjenjang melakukan pembinaan dan pengawasan atas pelaksanaan
Vaksinasi Covid-19 bagi PNS dan Non PNS di lingkungan kerja masing-masing dan memberikan laporan kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah secara rutin sampai seluruh ASN &
Non ASN selesai di Vaksinasi Covid-19. (arm/ra)