Sempat Tertunda 10 Pelanggar Maisir Dicambuk

Eksekusi cambuk terdakwa judi di halaman Kejari Bener Meriah, Senin (06/09). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Sempat tertunda akibat tidak memiliki anggaran, sebanyak 10 orang pelaku pelanggar Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat (maisir) akhirnya dieksekusi cambuk di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bener Meriah, Senin (06/09).
Adapun terpidana uqubat cambuk pelanggar maisir ini terdiri dari judi online higgs domino sebanyak 4 orang dan judi kartu (joker) 6 orang termasuk penyedia tempat.

Pelaksanaan eksekusi cambuk tersebut turut disaksikan oleh Kepala Kajari Bener Meriah serta hakim pengawas dari Mahkamah Syar’iyah Simpang Tiga Redelong dan unsur muspida plus.

Kejari Bener Meriah melalui Kasi Pidum, Dizki Liando, kepada media menyebutkan, 10 terpidana yang menjalani uqubat cambuk yakni, U, JI, HW, HN, M, H, A, RA, MF dan S yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah).

Ia menjelaskan, untuk U dan JI, masing-masing menerima cambuk sebanyak 15 kali setelah dikurangi masa tahanan dan dan untuk terdakwa HW menerima ta’zir cambuk sebanyak 25 kali setelah dikurangi masa tahanan.

Lanjutnya, terdakwa HN, M, A, RA, MF dan H masing-masing di eksekusi cambuk sebanyak 20 kali setelah dikurangi masa tahanan sedangkan untuk S menerima hukuman cambuk sebanyak 5 kali setelah dikurangi masa tahanan. (uri/bai)