Momen Hari Anak Sekaligus Kukuhkan GemPa di Meulaboh

Meulaboh – Ada yang lebih menarik dalam momen Peringatan Hari anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional ke-28 Tahun 2021 di Meulaboh. Pemerintah Aceh Barat sekaligus kukuhkan GemPA yang menjadi gerakan massal perlindungan anak. Meulaboh, Rabu (15/9).

Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menggugah kembali rasa Kebangsaan serta menanamkan ideologi Pancasila dalam diri anak.

“Di tengah arus globalisasi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, sangat penting bagi anak untuk memahami tentang nilai-nilai Pancasila guna di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kajiannya.

Peran pemerintah bersama leading sektor lainnya sangat diperlukan guna memberikan edukasi serta pemahaman tentang pentingnya menjaga ideologi Pancasila kepada anak sebagai calon pemimpin Bangsa kelak.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menanamkan serta menjaga ideologi Pancasila pada anak demi keberlangsungan bangsa ini di masa depan,” tegas Ramli MS.

Lebih lanjut, Ramli MS mengatakan bahwa dengan ditanamkan secara matang pesan ideologi tersebut, tentu kedepan generasi dapat menjadi benteng dalam menghadapi derasnya arus negatif era globalisasi, serta budaya asing yang bertentangan dengan ajaran islam dan Pancasila.

Selain itu, ideologi Pancasila akan menjadi filter guna melindungi anak dari segala pengaruh negatif yang dapat merusak moral, dan hal ini sangat ditakutkan karena dapat menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan bangsa ini.

“Anak adalah calon pemimpin Bangsa di masa depan, apabila ideologinya tidak dijaga akan sangat berbahaya bagi arah pembangunan Bangsa di masa yang akan datang,” paparnya.

Lebih lanjut, Ramli MS juga meminta kepada forum anak Kabupaten Aceh Barat agar dapat membuat berbagai inovasi dan memahami kondisi sosial masyarakat saat ini. Menurutnya, hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar yang dapat meningkatkan intelektualitas diri anak.

Ia berharap forum GemPA yang baru dikukuhkan dapat menjadi perekat persatuan bangsa serta pelopor dalam menjaga ideologi Pancasila di Kabupaten Aceh Barat ini.

Selain itu, Ramli MS juga meminta kepada forum anak Aceh Barat agar terus meningkatkan kolaborasi dan kerjasamanya dengan semua pihak guna menjadikan Kabupaten Aceh Barat ini sebagai kota layak anak yang berlandaskan pada ajaran islam dan Pancasila.

Plt. Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Aceh Barat, Sadriati, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak dan Keluarga Nasional tahun 2021 ini merupakan momentum untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa dan masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, serta memberikan perlindungan kepada anak dari segala jenis kekerasan dan diskriminasi.

Selain itu, ia mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pemerintah serta stakeholder lainnya guna menjadi leading sektor untuk melakukan kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap perkembangan anak dengan cara memenuhi serta melindungi hak anak dalam rangka mewujudkan ‘Indonesia Layak Anak’ pada tahun 2030 mendatang.

Akhir acara, dilakukan penyerahan anugerah inisiator Kota Layak Anak tingkat Provinsi Aceh dan penyerahan penghargaan dalam rangka Hari Keluarga Nasional tahun 2021 kepada kelompok kegiatan terbaik di Gampong Muslimin Tingkat Kabupaten Aceh Barat.(den/ril)