Pemkab dan Satgas Covid19 Simeulue, Terapkan Prokes Penumpang Kapal Laut‎ ‎

Pelajar menutup mata saat sedang divaksin, disaksikan Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso, Rabu (15/9). Ahmadi - harianrakyataceh.com. 

HARIANRAKYATACEH.COM – Hentikan penyebaran wabah Covid19 di pulau Simeulue, Pemerintah dan Satgas Covid19 setempat, wacanakan dan perketat penerapan prokes terhadap penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut, yang akan direalisakan akhir bulan September 2021.

Rencana bakal diterapkannya prokes  tersebut, dijelaskan Ahmadlyah SH Sekda Simeulue didampingi Kapolres AKBP Pandji Santoso dan sejumlah pejabat teras setempat, yang juga selaku Wakil Ketua II Satgas Covid19 setempat, bidang Penegakan Hukum, sesaat setelah pelaksanaan gebyar vaksin kepada pelajar dan mahasiswa yang dipusatkan di SMK 2 Negeri Simeulue, Rabu (15/9).

‎”Hasil vidcom tadi pagi, akan perketat prokes Covid19, penerapkan dan pemberlakuan pemeriksaan setiap pengguna transportasi laut, seperti penumpang kapal. Sebab daerah lain sudah diberlakukan, untuk menyekat penyebaran Covid19, sehingga nantinya tidak ada tebang pilih, antara perhubungan udara, laut dan darat, akhir bulan ini telah kita terapkan”, kata Sekda Ahmadlyah.

‎‎Ahmadlyah menambahkan, saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Simeulue sedang mempersiapkan surat resmi tentang pelaksanaan penerapan prokes kepada punggan transportasi laut, juga meminta masyarakat untuk tidak menyerap informasi hoaks tentang vaksinasi  Covid19, sebab negara adidaya yang ada di dunia tidak protes terhadap pelaksanaan vaksinasi serta menyatakan perang terhadap wabah Covid19.

Sementara Kapolres AKBP Pandji Santoso selaku Wakil Ketua II Satgas Covid19 Kabupaten Simeulue, untuk penerapan prokes terhadap penumpang kapal atau pengguna jasa transportasi laut itu, untuk awalnya dilakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat luas, kemudian nantinya akan dilakukan tindakan penerapan penegakan hukum.

‎”Kita sosialisasi dulu, setelah itu baru dilakukan penindakan. Pelaksanaan penetapan prokes Covid19. Ini berlaku kepada seluruh pengguna jasa transportasi laut, artinya baik itu kapal penumpang maupun kapal laut kecil lainnya”, tegas Kapolres Simeulue, kepada harianrakyataceh.com, Rabu (15/9). (ahi).