Polres Aceh Tamiang Ringkus Dua Perampok Dump Truk, Satu DPO

Penyidik Reskrim Polres Aceh Tamiang menggiring para tersangka kawanan perampok mobil dump truk ke sel tahanan usai konferensi pers kasus tersebut, Selasa (14/9/2021). DEDE/RAKYATACEH.COM

HARIANRAKYATACEH.COM – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang telah meringkus dua orang tersangka perampokan mobil dump truk BL 8689 N yang terjadi pada 17 Februari 2021 lalu di kawasan Bukit Seumadam, Aceh Tamiang. Dua pelaku begal yang diamankan masing-masing Joni Yousri (45) warga Batu Bara dan Wagiono (47) warga Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Mereka berdua kita amankan dua hari lalu Minggu (12/9) di daerah Deli Serdang. Sedangkan barang bukti hasil curian mobil dump truk berada di daerah Sibolga, Sumatera Utara,” kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres setempat, Selasa (14/9).

Kapolres menjelaskan, dua tersangka tersebut merupakan bagian dari empat kawanan perampok dump truk pengangkut material batu pasir dengan korban Azhar (41) warga Kota Langsa.

“Jadi satu pelaku Indra Purnama (42) warga Seruway, Aceh Tamiang yang ditangkap pertama sudah divonis, sementara satu tersangka lagi Ucok yang merupakan otak pelaku sudah kita diketahui identitasnya dalam pengejaran aparat (DPO),” jelas Imam Asfali.

Dipaparkan Kapolres, awalnya Ucok dan Joni bergerak dari Batu Bara merencanakan mencuri mobil pikap. Kemudian mereka pergi ke rumah Wagiono di Deli Serdang untuk ikut dalam aksi pencurian tersebut. Mereka mengendarai Toyota Agya warna merah hingga sampai Kabupaten Langkat.

“Mereka merencanakan pencurian itu tanggal 14 Februari 2021, tapi sudah satu hari tidak menemukan target. Tanggal 15 Februari 2021 mereka menuju rumah Indra Purnama alias Cungkring yang merupakan teman Joni di Seruway, Aceh Tamiang. Kemudain mereka berempat sepakat akan melakukan pencurian kendaraan,” ujar Imam.

Empat kawanan rampok ini sempat menginap di rumah Indra Purnama di Seruway. Setelah itu pada Rabu 17 Februari mereka keluar mencari sasaran target di Aceh Tamiang. Para tersangka, sebut Kapolres telah mengincar sejumlah dump truk yang akan mengambil material di wilayah Simpang Kiri, Tenggulun. Mereka melancarkan aksinya malam hari sekitar pukul 23.00 WIB saat dump truk pulang ke Kota Langsa membawa muatan.

“Modus operandinya salah satu dari mereka menyetop kendaraan berpura-pura ingin menumpang. Setelah truk berhenti buka pintu mobil temannya pengemudi Agya langsung menghadang truk masuk ke mobil mengancam sopir,” terang Imam.

Setelah menaklukan sopir, mereka membuang muatan material ke wilayah Rantau dan menurunkan sopir ditempat sepi kawasan perkebunan sawit Kampung Upah, Kecamatan Bandahara.

“Saat itu kondisi sopir sempat dipukuli dengan tangan terikat ditemukan warga sekitar. Para tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas AKBP Imam Asfali. (mag-86)