BNNP Aceh Awas Narkoba Mengancam Dunia Usaha

Kepala Bagian Umum Provinsi Aceh Werdha Susetyo, memberi pembekalan bagi dunia usaha dalam kegiatan bimtek penggiat anti narkoba di Hotel Kyriad, Kamis (16/9). IST/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh menyebutkan, sektor usaha dan swasta tidak terlepas dari persoalan narkoba. Bahkan, beberapa diantaranya terlibat dalam peredaran narkoba.

Berangkat dari persoalan itu BNNP Aceh memberikan pembekalan bagi dunia usaha dalam kegiatan bimtek penggiat anti narkoba di Hotel Kyriad, Kamis (16/9).

Hadir sebagai peserta yang berasal 15 dunia usaha di Banda Aceh diantaranya retail, barang properti, otomotif, dan lainnya.

Kepala Bagian Umum Provinsi Aceh Werdha Susetyo menyatakan, para pelaku narkoba atau bandar narkoba banyak melakukan pencucian uang di sektor swasta.

“Kita melihat ada beberapa yang seperti itu selama ini,” ucapnya.

Ada juga beberapa karyawan atau pegawainya yang terlibat dalam peredaran narkoba. Untuk itu, Werdha mengajak para peserta untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di instansinya masing masing.

Dengan melakukan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan kerjanya serta melakukan pengawasan dengan deteksi narkoba melalui tes urine.

Sementara hadir juga dalam kegiatan ini Ketua Inspirasi Keluarga Anti Narkoba, Syahrul Maulidi. Dirinya menjelaskan, berbagai pengalaman pihaknya dalam mendampingi para korban korban penyalahgunaan narkoba.

Dia berpesan hal yang sama agar dunia usaha juga berbuat untuk pencegahan di lingkungan kerja masing-masing. Karena peredaran narkoba telah mengancam semua sektor usaha di Aceh. (imj/rif)