Bantu Korban Tsunami, Mukhlis Takabeya Bersama Rombongan Wakili Bireuen Bangun Masjid di Donggala

H Mukhlis Takabeya didampingi rombongan dari Bireuen, meletakkan batu pertama untuk pembangunan Masjid Jamik Kota Juang di Desa Desa Limbora, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. FOR RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – H Mukhlis AMd SH alias Mukhlis Takabeya bersama rombongan, mewakili masyarakat Kabupaten Bireuen berangkat ke Desa Limbora, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk menyumbangkan satu masjid Jamik Kota Juang kepada warga setempat, beberapa hari lalu.

Peletakan batu pertama, dilakukan langsung oleh Mukhlis Takabeya selaku Ketua Penggalangan Dana Bantuan, didampingi Kepala DPMG-PKB Bireuen, Mawardi SSTP MSi mewakili Bupati Muzakkar dan Kadis PUPR Bireuen, Fadhli Amir ST.

Delegasi dari Bireuen ini, disambut dengan sangat antusias oleh Bupati Donggala, Dr Kasman Lassa SH MH dengan jamuan makan siang di Kantor Bupati setempat.

Ketua Penggalangan dana bantuan, Mukhlis, yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen kepada media ini, Jumat (17/9) mengatakan, bantuan yang ia bawa bersama rombongan beberapa hari lalu, merupakan sumbangan dari masyarakat dan juga dari ASN Pemkab Bireuen.

Disebutkan, penggalangan dana sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2018 lalu. Sumbangan ini merupakan partisipasi masyarakat yang dikumpulkan bersama berbagai organisasi masyarakat, mahasiswa, dan pelajar.

“Masyarakat Bireuen, ikut merasakan kesedihan saudara-saudara di Donggala, yang mengalami musibah gemba bumi dan stunami. Karena itu, kami berinisiatif mengumpulkan sumbangan untuk pembangunan Masjid yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh warga muslim disana,” ujar Mukhlis.

Ia menyebutkan, rasa senasib dan sepenanggungan juga turut dirasakan masyarakat Bireuen, karena pada 26 Desember 2004, Aceh juga pernah diluluhlantakkan oleh gempa bumi dan tsunami terbesar di dalam sejarah dunia.

“Dana bantuan yang terkumpul sejumlah Rp 420 juta. Sedangkan untuk menyelesaikan Masjid tersebut, diperkirakan hampir 1 Milyar. Bila tidak ada aral melintang, pembangunan akan selesai dalam tempo tiga bulan mendatang,” sebutnya.

Sementara Kepala DMPG-PKB, Mawardi, selaku utusan Pemkab menyampaikan, apresiasi kepada Bupati Donggala yang sudah menyambut rombongan dari Bireuen dengan sangat baik.

“Tentunya sambutan hangat ini akan selalu kami kenang, karena rombangan dari Bireuen tidak mudah untuk sampai di Donggala. Mereka menggunakan uang pribadi untuk pembiayaan selama disana dan tidak sepersenpun menyentuh uang sumbangan masyarakat,” katanya. (akh)