FISIP Umuslim Jalin Kerjasama dengan Kampus Negeri Terbesar di Palu

Dekan FISIP Umuslim, Rahmad S Sos MAP dan juga Dekan FISIP Untad, Prof Dr Muhammad Khairil MSi, usai penandatanganan kesepakat kerjasama, memperlihatkan lembaran MoU di Ruang Rapat FISIP Universitas Tadulako, Senin (13/9) lalu. FOR RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Al Muslim (Umuslim) Aceh, resmi menjalin hubungan kerjasama dengan FISIP Universitas Tadulako (Untad), yang merupakan kampus Negeri terbesar di Palu.

Kerjasama kedua Fakultas tersebut, diresmikan dalam Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat FISIP Universitas Tadulako, Senin (13/9) lalu.

Dekan FISIP Umuslim, Rahmad S Sos MAP saat disambangi di ruang kerjanya, Jumat (17/9) mengatakan, berdasarkan surat keputusan kerja sama yang disepakati di dalam MoU tersebut, diantaranya bidang pendidikan terkait program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang meliputi kegiatan pembelajaran diluar program studi diluar Universitas Al Muslim.

Kemudian, penerapan hasil-hasil Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), penyelenggaraan publikasi bersama, seminar, kuliah umum, peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal pengembangan dan penerapan IPTEK bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

“Tujuan diadakannya kerjasama ini yaitu untuk menghasilkan kualitas SDM yang berkompeten dalam melaksanakan kegiatan yang ada di dalam ilmu-ilmu sosial dan politik,” ujar Akademisi Bireuen ini.

Rahmad menyebutkan, kerjasama ini juga dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat bagi FISIP Umuslim dan FISIP Untad, sehingga dapat meningkatkan kualitas fakultas, baik dari internal maupun eksternal.

Ia berharap, kerjasama ini akan terus berlanjut dan membuka akses serta pintu kolaborasi lainnya di berbagai lingkup ilmu sosial.

Sementara itu, Dekan FISIP Untad, Prof Dr Muhammad Khairil MSi mengatakan, kerjasama antar fakultas ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas bagi para dosen dan mahasiswa.

“Melalui kegiatan bersama nantinya, akan banyak hal baru yang bisa dilakukan, seperti saling bertukar pikiran dan pengalaman, sehingga pada akhirnya kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kinerja fakultas masing-masing,” sebut Prof Khairil. (akh)