Gurita Simeulue Tembus Pasar Negara Jepang

Bupati Erli Hasyim melepas paket ekspor gurita ke Jepang yang dipusatkan di PPI Lugu, Kecamatan Simeulue Timur. Jumat (24/9). Ahmadi - harianrakyataceh.com. 

HARIANRAKYATACEH.COM –  Sumber Daya Alam (SDA)  hasil laut pulau Simeulue jenis gurita, kini menembus pasar negara Jepang, untuk memenuhi permintaan konsumen disana dan perdana di ekspor langsung PT Perindo, Jumat (24/9).

Perdana ‎ekspor gurita asal pulau Simeulue itu, yang disaksikan secara virtual oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Menteri Kelautan dan Perikanan, Kepala BKIPM – KKP serta Dirjen PDSPKP, juga diketahui merupakan pertama kali dilakukan ekspor langsung  PT. Perikanan Indonesia (Perindo)  dari Provinsi Aceh, untuk memenuhi pangsa pasar ke negara yang perna dihajar Bom Atom pada masa perang dunia kedua lalu.

‎Suksesnya ekspor hasil sumber daya alam pulau Simeulue tujuan luar negeri itu, diharapkan kedepan geliat industri dan bisnis bidang perikanan di Provinsi  Aceh, khususnya di Kabupaten Simeulue akan semakin maju, yang dilepas langsung Bupati Erli Hasyim dan disaksikan unsur Forkopimda setempat.‎

” Ini pertama kali kami lakukan di Provinsi Aceh. Secara lansung ekspor Gurita ke Tokyo, Jepang dan ini merupakan satu kebanggan kita semua dan bagi kami. Semoga industri dan bisnis bidang perikanan di Kabupaten Simeulue diamsa yang akan datang semakin maju dan cemerlang‎,”Kata Arif Hidayat, General Manager PT Perindo Cabang Belawan di Simeulue, Jumat (24/9).

‎Suksesnya ekspor produk gurita beku sebanyak ‎10.260 kilogram dengan  prediksi nilai revenue Rp 885. 903.920, dengan negara tujuan ekspor Tokyo, Jepang itu, merupakan tindaklanjut realisasi perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah, PT Perindo dengan perusahaan Jepang Nomura Trading Co.LTD.‎ ‎

“‎ekspor produk gurita beku sebanyak ‎10.260 kilogram dengan  prediksi nilai revenue Rp 885. 903.920, dengan negara tujuan ekspor Tokyo, Jepang itu, merupakan tindaklanjut realisasi perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah, PT Perindo dengan perusahaan Jepang Nomura Trading Co.LTD,” Kata Carles, Sekretaris Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Simeulue, kepada harianrakyataceh.com. ‎Jumat (24/9).

‎Sementara Bupati Simeulue Erli Hasim menyebutkan selain jenis Gurita, masih banyak komoditi laut yang ada di Kabupaten Simeulue untuk di ekspor ke pangsa pasar dunia lainnya seperti Lobster, maka di harapkan pihak Perindo atau pelaku usaha lainnya untuk dapat dan membantu mengekspor hasil laut lainnya yang ada ke luar negeri.

“Semoga ekspor ini terus berkelanjutan sehingga mendatangkan berkah untuk masyarakat dan pelaku usaha perikanan di Simeulue, dan kita berharap PT Perindo juga dapat membantu untuk ekspor hasil laut lainnya yang ada diwilayah kepulauan kita, ke pangsa pasar dunia,” kata Bupati Erli Hasyim sesaat setelah melepas ekspor gurita ke Jepang.

‎Ekspor perdana gurita ke pangsa pasar luar negeri itu, juga mendapat apresiasi dari anggota Komisi B Bidang Prekonomian DPRK Simeulue, juga meminta nantinya tidak hanya sekedar lounching tapi harus berkesinambungan serta pihak Dinas Tekhnis dan Pemda setempat untuk lebih giat melakukan kerjasama dan ekspor komoditi lainnya, termasuk Lobster.

“Kita aprsiesiasi, namun jangan nantinya hanya sekedar lounching saja, harus berkesinambungan sebab dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Simeulue. Kita minta dinas tekhnis dan pemda untuk lebih aktif dan berperan melakukan kerjasama atau lobi-lobi, sebab kita tau bukan hanya gurita saja, ada lobster, sehingga terujud  visi misi jangka pendek Pemerintah kita saat ini ” kata Rita Diana, Anggota Komisi B DPRK Simeulue, kepada harianrakyataceh.com. Jumat (24/6). (ahi).