Wabup Pidie: Remaja Harus Hati-hati Gunakan Medsos

Rakyat Aceh

SIGLI (RA) – Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST mengingatkan seluruh remaja di daerahnya untuk lebih berhati hati dalam bermedia sosial (Medsos), sekaligus harus mampu menjadi remaja kebanggan keluarga dan daerah.

Hal itu, disampaikan Wabup Fadhlullah dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Genre (Generasi Berencana) Periode 2021-2022 di Oproom Kantor Bupati Pidie, Kamis (23/9) pagi.

Ia berpesan agar remaja Pidie mampu menjadi kebanggan orang tua, masyarakat dan negara. Karena, remaja adalah generasi penerus perjuangan.

Karena itu, diingatkannya seluruh remaja agar berhati-hati dalam bermedia sosial dan mempertimbangkan segala sesuatu sebelum membagikannya ke media sosial.

“Sebagai remaja harus cerdas dalam bermedia sosial, jadikan Smartphone sebagai peluang untuk melakukan hal-hal positif dan menjauhi hal-hal yang dapat merusak jati diri,” sebut Wabup Fadhullah.

Dikesempatan itu, Wabup Pidie meminta seluruh masyarakat termasuk remaja untuk menjaga pola hidup sehat dan segera melakukan vaksinasi agar mampu meningkatkan imun tubuh.

“Virus Covid-19 sudah ada dalam kehidupan kita, agar kita mampu hidup berdampingan dengan virus maka kita harus meningkatkan imun tubuh dengan melakukan vaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd dalam sambutannya mengatakan ada 5 transisi kehidupan remaja yang harus dijalani agar mencapai kehidupan yang berkualitas.

Pertama, sebutnya hidup sehat hindari pergaulan bebas, tidak merokok dan menjauhi narkoba. Sedangkan Kedua, remaja dituntut untuk menjalani pendidikan/sekolah hingga selesai.

Seterusnya, remaja mencari pekerjaan sesuai keterampilan yang dimiliki. Ke empat, remaja mampu menjadi warga negara yang baik dan anggota masyarakat yang aktif. Terakhir yang Kelima, yaitu memulai kehidupan berkeluarga dengan menikah pada usia ideal.

Genre, lanjutnya merupakan salah satu program pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Program ini, dikembangkan untuk mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda dalam rangka mempersiapkan kehidupan berkeluarga. (ana/rus)