Satu Anggota Brimob Asal Aceh Gugur Kontak Tembak dengan KKB Papua

JAYAPURA (RA) – Kontak senjata antara Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua kembali menelan korban. Satu lagi anggota Brimob harus gugur dalam insiden ini.

Korban bernama Bhayangkara Dua (Bharada) Muhammad Kurniadi Sutio Bin Zakisyah dari Mako Brimob Kelapa Dua, gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Ia menghembuskan nafas terakhir pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIT.

Berdasarkan informasi diterima Rakyat Aceh dari Anggota DPR Aceh, Asrizal H Asnawi, personel Brimob yang gugur tersebut merupakan warga Kampung Johar Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Inalillahi wainnailaihi rajiun. Saya dan Keluarga Besar DPD PAN Aceh Tamiang turut berduka atas gugurnya

atu personel Brimob atas nama

Bharada Muhammad Kurniadi Sutio Bin Zakisyah,” ujar Asrizal H. Asnawi yang juga Ketua DPD PAN A Tamiang.

Asrizal menyampaikan jika Bharada Muhammad Kurniadi merupakan

warga Kampung Johar Kecamatan Karang Baru, Kabupaten

Aceh Tamiang.

“Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga diberikan ketabahan. Selamat jalan Pahlawan jasamu akan Kami kenang,” ujar anggota DPRA asal Aceh Tamiang ini.

Insiden itu berawal pukul 04.50 WIT terdengar bunyi tembakan dari arah depan Mapolsek Kiwirok hingga kemudian terjadi baku tembak antara KKB dengan aparat TNI-Polri, dikutip dari Antara. Sekitar pukul 05.15 WIT dilaporkan seorang personel Brimob atas nama Bharada Muhammad Kurniadi dilaporkan meninggal.

Kurniadi dilaporkan gugur dalam baku tembak dengan gerombolan bersenjata di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Polres Pegunungan Bintang pun membenarkan kabar itu.“Memang benar ada anggota yang meninggal dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok, namun saya masih menunggu laporan lengkapnya,” kata Kepala Polres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito, Minggu pagi.

Berdasarkan informasi dihimpun Rakyat Aceh, jenazah Bharada Muhammad Kurniadi sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri, pada Minggu sore diterbangkan menuju Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, kemudian dipulangkan ke keluarga di Aceh Tamiang. (ra)