Mahasiswa Magang Lakukan Story Telling kepada Murid TK RUMAN Aceh

Banda Aceh – Empat mahasiswa ilmu perpustakaan UIN Ar-Raniry yang magang di TBM (taman bacaan masyarakat) RUMAN Aceh melakukan story telling atau mendongeng.

Kegiatan itu dilakukan kepada murid Sekolah TK (taman kanak-kanak) RUMAN (rumah baca aneuk nanggroe) Aceh di dua lokasi di gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

Hal tersebut diungkapkan Cut Putroe Yuliana, M.IP., dosen sekaligus supervisor bagi mahasiswa magang tersebut pada Minggu (26/9/2021) siang di Banda Aceh.

“Story telling memiliki banyak manfaat. Di antaranya, menumbuhkan kreativitas anak, melatih kemampuan bahasa dan menstimulus minat baca sejak usia dini”, ujar Putroe.

Keempat mahasiswanya tersebut, imbuh Putroe, menghadirkan kreasi buku dengan model pop up tiga dimensi yang memunculkan tokoh cerits secara fisik beserta suasana background kisah. Praktis hal tersebut memancing rasa ingin tahu anak-anak.

“Kisah yang dituturkan juga sarat dengan pesan moral yang bertujuan membangun karakter positif sejak dini seperti kejujuran, kesetiakawanan, peduli dan berbagi terhadap sesama”, imbuh Putri.

Sementara itu, Ketua TBM RUMAN Aceh, Fadillah Islami Chaniago S.IKom., yang mengikuti kegiatan tersebut memberikan apresiasi positif atas kreasi para mahasiswa.

“Salut melihat kesungguhan mahasiswa magang yang memaksimalkan ikhtiar dalam menghadirkan yang terbaik untuk anak-anak. Bukan mudah membuat buku model pop up tiga dimensi seperti yang mereka hasilkan”, kata Fadil tersenyum.

Agar suasana semakin meriah, ujar Fadil selanjutnya, beberapa bunda guru TK RUMAN Aceh menyertai para mahasiswa saat melakukan story telling.

“Anak-anak terlihat antusias melihat tokoh dan suasana kisah yang muncul secara fisik dari buku pop up tiga dimensi kreasi mahasiswa magang tersebut. Rasa penasaran terlihat pada wajah mereka”, imbuh Fadil.

Sebagai informasi, sejak 3 tahun lalu TBM RUMAN Aceh menjadi mitra Jurusan IP Fakultas Dakwah & Komunikasi UIN Ar-Raniry memagangkan mahasiswa mereka. Beberapa di antaranya menulis skripsi perihal RUMAN Aceh.