SSB Marabunta Juara II Turnamen Hananan Cup U-12

Tim kesebelasan U-12 SSB Marabunta Manyak Payed, Aceh Tamiang diabadikan bersama pelatih Wan Nazaruddin usai menerima piala juara II Hananan Cup 2021 di Stadion Mini Carlos Banda Aceh, Minggu (26/9/2021). IST/RAKYATACEH.COM

HARIANRAKYATACEH.COM – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Marabunta, Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang meraih juara II dalam turnamen bola kaki memperebutkan piala Hananan Cup U-12 tahun 2021.

Pelatih SSB Marabunta Tualang Cut, Wan Nazaruddin di Aceh Tamiang kepada harianrakyataceh.com, Selasa (28/9) mengatakan, turnamen bola kaki tingkat SD-SMP ini diikuti 16 tim diselenggarakan di Stadion Mini Carlos Lhoknga, Aceh Besar selama dua hari Sabtu-Minggu (25-26/9).

Nazar mengklaim sejak awal skuadnya tampil sangat gemilang. Dibabak penyisihan kesebelasan Marabunta yang dibintangi Andra, Rizki dan Silna Faradisa berhasil nenaklukan SSB Satoe 2-0, SSB Azones Ajun 2-1 dan SSB Barona skor imbang 0-0.

“Di babak delapan besar secara tak terduga tim Marabunta berhasil menumbangkan tim favorit juara yaitu Talenta FA dengan skor 3-2 dan berhak lolos ke semi final,” kata Nazaruddin.

Sementara ujar Nazar, dibabak semi final Marabunta kembali membuat kejutan dengan membobol gawang SSB Barona skor 1-0 tanpa balasan hingga pertandingan usai.

“Di laga final kami kalah 3-0 dari SSB Brimo Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara,” sebutnya.

Walaupun tidak jadi kampiun di turnamen Hananan Cup 2021, tapi sang pelatih SSB Marabunta ini cukup puas dengan capaian runner up para anak asuhnya itu.

Dia menilai prestasi ini suatu kebanggaan bagi anak-anak Marabunta dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras serta dukungan swadaya masyarakat yang peduli akhirnya SSB Marabunta bisa mendapatkan hasil maksimal.

Dalam hal ini pihaknya berterimakasih kepada orang tua, masyarakat dan supporter setia telah datang ke lapangan hijau secara langsung mendukung SSB Marabunta.

“Kedepan kami akan terus berlatih penuh semangat agar dapat hasil yang lebih baik lagi dan juara,” pungkas Wan Nazaruddin.

Seorang pemerhati sepak bola di club SSB Marabunta U-12 dan U-16, Koptu Marinir Lukman Husin mengatakan, selama ini SSB Marabunta yang berdiri sejak 1979 telah banyak melahirkan bibit-bibit pesepak bola cilik. Club bola legendaris asal Manyak Payed ini juga sering menang diajang turnamen tingkat kabupaten maupun provinsi.

Lukman Husin berharap kedepannya ada pembinaan dari pemerintah daerah, karena selama ini untuk bisa mengikuti turnamen SSB Marabunta masih mengandalkan sumbangan swadaya dari masyarakat.

“Padahal olah raga salah satu cara agar generasi muda terhindar dari bahaya narkoba dan pengaruh main game online di ponsel,” kata Koptu Mar Lukman Husin yang juga orang tua salah satu pemain SSB Marabunta U-12, Aufa. (mag-86)