Puluhan Kendaraan Disdik Belum Bayar Pajak

Kapolres Bener Meriah memeriksa kendaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah dalam acara penertiban yang dilaksanakan di depan Kantor Pengawas Sekolah, Dinas Pendidikan Bener Meriah, Kamis (30/9). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Setelah dilakukan pemeriksaan, sebanyak 34 unit kendaraan bermotor milik Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah terciduk belum membayarkan pajak bermotor (PKB). Hal tersebut terungkap setelah tim gabungan Samsat melakukan pemeriksaan di depan Kantor Pengawas Sekolah, Dinas Pendidikan Bener Meriah, Kamis (30/9).

Tim gabungan yang terdiri dari Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ) Bener Meriah yang terdiri dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bener Meriah, Polisi Militer (PM) Bener Meriah dan Dinas Perhubungan setempat sudah mulai melakukan pendataan dan penertiban PKB sejak tanggal 27 September 2021 kemarin.

Penertiban kendaraan bermotor milik Dinas Pendidikan Bener Meriah tersebut turut dihadiri Kapolres Bener Meriah AKBP Agung Surya Prabowo SIK, Asisten III Setdakab Bener Meriah Armansyah, Kepala UPTD Wilayah X Bener Meriah Sofian Velly Noviza, Kadis Kominfo Ilham Abdi dan Sekretaris Disdik setempat Saidi.

Kepala UPTD wilayah X Samsat Bener Meriah, Sofyan Velly Noviza menyampaikan, hasil pendataan dan penertiban kendaraan dinas Disdik Bener Meriah sebanyak 34 unit dari 138 yang diperiksa kedapatan belum membayarkan pajaknya.

“Kendaraan yang menunggak pajak itu bervariasi, ada yang baru enam bulan bahkan ada yang menunggak hingga tiga tahun. Namun, dari jumlah tersebut jika dipersentasekan mencapai 70 persen yang patuh pajak,” ungkapnya.

Disebutknya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah langsung membayarkan nya tunggakan tersebut di tempat. “Alhamdulillah, yang menunggak langsung diproses di tempat,” ujar Sofyan.

Menurut Sofyan, tingkat pembayaran pajak kendaraan bermotor plat nomor polisi BL Y terealisasi masih 30 persen, untuk itu guna meningkatkan kesadaran masyarakat maupun dinas patuh bayar pajak, harus menggalakan program-program jemput bola seperti yang di lakukan hari ini.

Baca Juga...  Kas Koperasi Polres Capai 6,3 Milyar

“Kita akan terus menggalakan program peningkatan realisasi pembayaran pajak kendaraan khususnya kendaraan plat BL Y, karena semakin tinggi realisasi pembayaran pajak kendaraan sangat berkontribusi untuk pembangunan daerah ini,” paparnya.

Terkait masih maraknya masyarakat yang mengunakan kendaraan bermotor plat non BL di Kabupaten Bener Meriah pihaknya mendorong untuk segera memasukkannya ke plat BL Y agar pendapatan bagi hasil pajak daerah ini meningkat.

Asisten III Setdakab Bener Meriah Bidang Administrasi Umum, Armansyah mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi dan sangat mendukung program jemput bola penertiban pembayaran pajak bermotor (PKB) yang diinisiasi Samsat Bener Meriah.

“Program seperti ini, tentunya sangat menguntungkan pemerintah daerah dalam hal pendapatan bagi hasil pajak karena semakin banyak kendaraan yang patuh membayar pajak tentu pendapatan bagi hasil pajak semakin meningkat,” terang Arman.

Arman berharap, dengan melaksanakan penertiban ini semua instansi yang mengunakan kendaraan dinas agar mematuhi ketentuan penggunaan kendaraan dinas terutama dalam membayar pajak. Selain itu, Arman meminta aset-aset pemerintah tercatat di masing-masing dinas, sehingga kedepan pemakaian operasional kendaraan dinas dapat dilakukan secara maksimum dan mematuhi aturan yang berlaku. (uri/bai)