Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

NASIONAL · 8 Oct 2021 20:18 WIB ·

Finlandia, Swedia, Norwegia, dan Denmark Hentikan Penggunaan Vaksin Moderna, Kemenkes Bilang Begini


 ILUSTRASI : Vaksin Moderna Untuk-Tenaga Kesehatan (Foto Dery Ridwansah/Jawa Pos) Perbesar

ILUSTRASI : Vaksin Moderna Untuk-Tenaga Kesehatan (Foto Dery Ridwansah/Jawa Pos)

Harianrakyataceh.com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menanggapi kabar sejumlah negara, seperti Finlandia, Swedia, Norwegia, dan Denmark, menghentikan penggunaan vaksin Moderna bagi pria di bawah 30 tahun karena kemunculan efek samping kardiovaskular atau peradangan jantung.

Siti Nadia menjelaskan efek samping dari vaksin Moderna telah diawasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat. “Terkait radang pada jaringan jantung atau selaput jantung, ini sudah juga (menjadi, red) efek samping yang di-monitoring oleh CDC Amerika,” kata Nadia kepada JPNN.com (Jumat (8/10).

Sejauh ini, lanjut dia, sejumlah lembaga terkait kepada Kemenkes masih merekomendasikan penggunaan Moderna kepada masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. “Dari berbagai rekomendasi, termasuk ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) dan Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), Moderna masih dapat digunakan untuk vaksinasi pada usia lebih dari 18 tahun,” tuturnya.

Nadia memastikan efek samping kardiovaskular dari vaksin Moderna hingga saat ini belum ada di Indonesia tetapi pemantauan tetap terus dilakukan.

“Kami bersama BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan Komnas KIPI terus melakukan pemantauan terkait hal ini,” pungkas Nadia. Sebelumnya, pejabat kesehatan Swedia dan Denmark pada Rabu (6/10) mengumumkan untuk menangguhkan penggunaan vaksin Moderna di seluruh penduduk dewasa muda dan anak-anak.

Namun, di sisi lain, regulator di Amerika Serikat, Uni Eropa dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan manfaat vaksin berbasis teknologi mRNA buatan Moderna dan Pfizer/BioNTech masih lebih besar dibanding risikonya dalam mencegah Covid-19. (mcr9/jpnn)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Mendagri Beri Arahan Khusus Pj Bupati/Walikota yang Baru di Ruang Kerjanya

15 July 2024 - 21:47 WIB

PBNU Akan Panggil 5 tokoh muda NU Usai Pertemuannya dengan Presiden Israel

15 July 2024 - 15:13 WIB

Jokowi Obral HGU IKN hingga 190 Tahun, PKS: Ini Namanya IKN for Sale!

14 July 2024 - 14:39 WIB

Haji Uma Turut Bantu Pemulangan Remaja Aceh Utara yang Mengalami Kecelakaan Lalu Lintas di Tangerang

13 July 2024 - 09:57 WIB

Basarnas kerahkan kekuatan penuh cari 17 penambang emas di Gorontalo

8 July 2024 - 14:54 WIB

Jenazah Warga Bireuen Dipulangkan Dari Malaysia, Haji Uma, PPAM dan BP2MI ikut Bantu Fasilitasi

7 July 2024 - 23:17 WIB

Trending di NASIONAL