Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 10 Oct 2021 19:29 WIB ·

31 Ribu Lansia Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis I di Aceh


 Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani Perbesar

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani

Harianrakyataceh.com, Banda Aceh – Sebanyak 31.308 orang lanjut usia (Lansia) telah menerima vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dosis I di Aceh, atau sekitar 9,2 persen dari target yang mencapai 339.125 orang. Sedangkan vaksinasi dosis II sudah dituntaskan oleh 15.301 Lansia, atau 4,5 persen. Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 43 orang.

“Para Lansia merupakan sasaran tahap kedua vaksinasi nasional setelah tenaga kesehatan, dan tampaknya perlu difasilitasi khusus untuk meningkatkan cakupan vaksinasinya,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu (10/10/2021).

Ia menjelaskan, para Lansia itu umurnya sudah 60 tahun ke atas, sudah sepuh. Karena itu perlu difasilitasi khusus. Pemerintah Aceh dan Pemerintah kabupaten/kota telah mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga di Puskesmas Pembantu. TNI/Polri bersama Puskesmas juga menggelar vaksinasi massal di titik terdekat dengan kegiatan masyarakat.

Akan tetapi, sambung juru bicara yang disapa SAG itu, upaya itu tampaknya belum memadai dan masih diperlukan dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para keluarga besar Lansia itu sendiri. Para Lansia membutuhkan edukasi dan motivasi dari tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, lanjut SAG, para Lansia umumnya memiliki ketergantungan dengan anak-anaknya. Dukungan anak-anaknya akan sangat membantu meringankan kekhawatirannya terhadap efek ikutan pascaimunisasi (KIPI). Terakhir, dukungan keluarga untuk membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat atau ke tempat vaksinasi massal di gelar.

“Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat sekitar, dan keluarga, sangat membantu para Lansia mewujudkan harapannya mendapat vaksinasi Covid-19,” tutur SAG.

Sementara itu, Nakes yang sudah vaksinasi dosis pertama sebanyak 61.666 orang, atau 109,2 persen dari target awal yang jumlahnya sekitar 56.470 orang. Nakes yang sudah vaksinasi dosis II sebanyak 54.425 orang atau 96,4 persen. Sedangkan Nakes yang sudah mendapat dosis III vaksin Moderna sebanyak 17.872 orang atau 29,6 persen, rincinya.

Kemudian, lanjut SAG, 308.181 petugas pelayanan publik sudah vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dosis I, atau sekitar 64,4 persen dari sasaran yang mencapai 478.489 orang. Vaksinasi dosisi II sudah dituntaskan oleh 194.505 orang, atau 40,6 persen.

Selanjutnya masyarakat umum dan kelompok rentan lainnya. Target vaksinasi kelompok ini berjumlah 2.577.792 orang. Sebanyak 640.838 orang telah melakukan vaksinasi dosis I, atau sekitar 24,9 persen. Sedangkan 261.839 orang, atau sekitar 10,2 persen telah mendapatkan dosis II sesuai waktu yang ditetapkan.

Lebih lanjut, sebanyak 25.298 remaja telah melakukan vaksinasi dosis I di Aceh, atau sekitar 4,4 persen dari target sasaran yang mencapai 577.015 orang. Sedangkan suntikan dosisi II telah diberikan kepada 14.346 remaja, atau setara dengan 2,5 persen.

Secara umum, simpulnya, progres vaksinasi dosis I di Aceh sudah mencapai 1.067.291 orang, atau 26,5 persen dari total sasaran yang mencapai 4.028.891 orang. Yang sudah melakukan suntikan dosis II, sebanyak 540.416 orang, atau 13,4 persen. Suntikan dosis kedua terikat dengan waktu suntikan dosis I bagi masing-masing orang dan kelompok sasaran, katanya.

Kasus kumulatif

Selanjutnya ia melaporkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh sudah mencapai 38.067 orang, hingga 10 Oktober 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat tinggal 758 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) 35.295 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sudah sebanyak 2.014 orang.

Data kasus kumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah hari ini sebanyak 23 orang. Pasien yang sembuh bertambah 43 orang, dan data penderita Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak enam orang, tuturnya.

Lebih lanjut ia memaparkan data kumulatif kasus probable, yakni sebanyak 892 orang, meliputi 809 orang selesai isolasi, tidak ada lagi yang isolasi di rumah sakit, dan 83 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni pasien yang secara klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19 dan dalam proses pemeriksaan swab-nya.

Sedangkan kasus suspek secara kumulatif tercatat sebanyak 9.956 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.951 orang, sedang isolasi di rumah dua orang, dan tiga orang sedang diisolasi rumah sakit rujukan Covid-19 di Aceh, tutupnya.[]

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kasus Korupsi di Aceh semakin marak, puluhan pemuda dari Gerakan Pemuda Islam (GPI) Aceh Demonstrasi di Kejati Aceh

17 July 2024 - 18:14 WIB

Donor Darah di PMI Kota Banda Aceh, Pj Ketua PKK Aceh Ajak Masyarakat Rutin Donor Darah

17 July 2024 - 17:45 WIB

RS Pendidikan USK Pusat Layanan Vaksinasi Banda Aceh dan Aceh Besar

17 July 2024 - 17:43 WIB

Promosi Judi Online, Seorang Selebgram Asal Aceh Jaya Ditetapkan sebagai Tersangka

17 July 2024 - 16:39 WIB

Hari Ketiga Ops Patuh Seulawah, Lantas Polda Aceh Bagikan Brosur Tertib Berlalulintas

17 July 2024 - 16:36 WIB

Antisipasi Konser Langgar Syariat, Fachrul Razi Kembangkan Pusat Rapai Aceh di Banda Aceh

17 July 2024 - 16:33 WIB

Trending di METROPOLIS