Dahsyat! Aceh Lewati Prestasi PON Jabar 2016

Kontingen Aceh di PON XX Papua 2021 melakukan foto bersama usai pengalungan medali untuk atlet Tarung Derajat, Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf (tengah) hadir langsung ke venue Tarung Derajat di GSG Eme Neme Yauware, Mimika, Papua, Selasa (12/10). ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Kontingen Aceh di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 pecah rekor, Aceh mampu melewati prestasi PON saat di Jawa Barat yang merupakan prestasi terbaik Aceh sebelumnya, saat itu Tanah Rencong meraih 8 medali emas, 7 perak, dan 9 perunggu.

Tahun ini, di ajang multi event empat tahunan tersebut, Aceh sudah mencatatkan prestasi baru di ajang olahraga Nasional meski PON belum berakhir. Hingga hari ini, Aceh sudah mengumpulkan 25 keping medali, diantaranya 10 emas, 6 perak dan 9 perunggu, Selasa (12/10).

Empat medali emas Aceh kemarin, lahir dari cabang olahraga yang berlangsung di klaster Kota Timika, tiga medali emas Tarung Derajat dan satu dari Atletik. Dari Tarung Derajat, emas didapat dari aksi pada nomor seni yang dipertandingkan.

Diantaranya, nomor Seni Gerak Bertahan Menyerang (Putra) yang diikuti atlet M. Iqbal Ismail, Juanda dan Imran. Medali emas lainnya dari nomor Seni Gerak Tarung (Getar) Berpasangan Putra, oleh Juanda dan M. Iqbal Ismail.

Satu emas lagi dipersembahkan nomor Seni Gerak Tarung (Getar) Campuran, dua putra dan dua putri, yakni oleh atlet Juanda, M. Iqbal Ismail, Teta Arum Darandi dan Ella Marlisa

Pelatih Tarung Derajat Aceh, Yanyan Rahmat bersyukur atas prestasi anak asuhnya di PON XX Papua 2021. “Alhamdulillah. Pertama saya bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi ini, atlet sudah berjuang berangkat dari Aceh hingga ke Papua, kami sudah memenuhi janji kami untuk berprestasi mempersembahkan tiga emas kepada masyarakat Aceh,” ungkapnya kepada Rakyat Aceh di Timika kemarin.

“Dan yang membuat kami bangga juga hari ini seluruh anak-anak dan pelatih dalam keadaan sehat, tidak ada kendala apapun,” sambungnya. Saat ini Tarung Derajat Aceh menempati ranking tiga Indonesia, Aceh berada di bawah Papua dan Bali sekarang. Dan ini merupakan perjuangan yang sangat berat, kita bersaing dengan seluruh provinsi di Indonesia.

“Dan Insya Allah, pada PON 2024 kita bisa lebih maksimal lagi memberikan yang terbaik untuk Aceh. Torang Bisa, Aceh Teuga, Aceh Emas!,” tutup Yanyan bersemangat.

Selain tiga medali emas, cabang olahraga Tarung Derajat Aceh juga berhasil mendapatkan satu perak dari nomor tarung putra, Kandar Hasan yang takluk dari petarung tuan rumah kemarin.

Emas Masih Bisa Bertambah

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun mengatakan, capaian 10 emas hingga hari ini, sudah melewati target pertama, yaitu melewati perolehan medali saat PON Jabar 2016.

“Dan ini hampir memenuhi target dari KONI Aceh, 12 emas. Di samping terus berjuang untuk memenuhi arahan Ketua Umum KONI, Muzakir Manaf (Mualem) yang meminta pengurus KONI mengejar dan memperjuangkan 14 medali emas di Papua,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nasir mengatakan, beberapa peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk kembali menambah emas adalah melalui Kempo di kelas 55 Kg atas nama Maisarah yang akan berlaga di partai final hari ini.

Hal yang sama juga bisa diperjuangkan kembali di partai final sepakbola pada 12 Oktober 2021 besok, ketika Aceh berhadapan dengan Papua di final. Membalas kekalahan di final PON 1993 di Jakarta.

Beberapa cabor lain yang masih bertanding dan berpotensi meraih medali untuk Aceh, diantaranya terjun payung, renang, layar, Rugby putra dan putri, menembak, selam dan biliar. (rif)