HUT TNI ke 76 Kodam IM Gelar Baksos dan Vaksinasi Massal

Pangdam IM Mayjen TNI Ahmad Marzuki, menyerahkan sembako pada pelaksanaan vaksinsi di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (13/10). IST/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Jajaran Kodam Iskandar Muda (IM) mengelar bakti sosial dan vaksinasi massal yang dipusatkan di lapangan Blang Padang, Rabu (13/10), dalam rangka pengabdian 33 tahun TNI Polri Akabri 89.

Disela-sela kegiatan baksos dan vaksinasi massal itu, juga dilakukan vidcon dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang dihadiri Kapolda Aceh, Ketua DPR Aceh dan Bupati Aceh Besar.

Selain kegiatan baksos dan vaksinasi massal di lapangan Blang Padang, yang diikuti berbagai profesi seperti tukang parkir, tukang becak dan ojek online, kegiatan serupa juga dilaksanakan di masing-masing Kodim jajaran Kodam IM.

Usai vidcon dengan Panglima TNI dan Kapolri, Pangdam IM, Kapolda Aceh, Ketua DPRA dan Bupati Aceh Besar Mawardi, meninjau beberepa gerai vaksin yang sudah disediakan panitia. Saat meninjau, ke empat pejabat itu memyerahkan sembako kepada peserta vaksinasi.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar, usai meninjau mengatakan, Polda Aceh mendukung dan akan bekerjasama untuk melakukan vaksinasi warga Aceh. “Polda Aceh setiap hari melakukan vaksinasi diberbagai tempat untuk mencapai target yang diharapkan pemerintah, sehingga Desember tahun ini persentase capaian vaksinasi di Aceh 50 persen,” katanya.

Sementara itu, Pangdam IM Mayjen TNI Ahmad Marzuki mengatakan vaksinasi covid-19 yang dilakukan di Blang Padang, Banda Aceh, ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah provinsi untuk mencapai target. “Kita terus melakukan vaksinasi covid-19 untuk memutuskan penyebaran virus covid-19. Saya berharap masyarakat terus antusias untuk mengikuti vaksin, karena vaksinasi salah satu upaya dalam melawan covid-19,” kata Pangdam IM.

Pangdam IM juga meminta media untuk melawan berita-berita hoak tentang vaksin yang beredar di masyarakat selama ini. “Jangan cepat percaya berita hoak tersebut, sebab angka kematian di Aceh tersebab covid-19 sudah mencapai dua ribuan,” katanya. (bai)