Dinas Pendidikan Hadirkan Motivator Muda Nasional ke Bireuen

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Muhammad Al Muttaqin SPd MPd memberikan sambutan di acara seminar nasional yang menghadirkan motivator muda nasional, Mr Syafii Efendi. AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Presiden Organization of Islamic Coorporation (OIC) Youth Indonesia Syafii Efendi MM dan juga seorang pengusaha sukses,Trainer dan motivator muda Nasional, memberi semangat kepada 1000 guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen.

 

Kegiatan dengan tema, “How To Be A Great Teacher” ini, berlangsung di Auditorium Universitas Al Muslim Peusangan, Kamis (14/10).

 

Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen bekerjasama dengan Organisasi Wirausaha Muda Nusantara (WIMNUS), serta Pemuda Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yang merupakan organisasi Internasional dengan melibatkan perwakilan 57 negara di seluruh dunia.

 

Vice President OIC Youth Indonesia, sekaligus juga Ketua Dewan Pengawas DPD WIMNUS Provinsi Aceh, Akmal Rusli kepada media ini, Kamis (14/10) mengatakan, organisasi WIMNUS siap berkerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak manapun untuk kemajuan Aceh, terutama dibidang pendidikan, ekonomi, bahkan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

 

“WIMNUS selama ini konsentrasi mengembangkan potensi para pemuda-pemudi Aceh untuk berwirausaha dan mandiri,” ungkap putra kelahiran Bireuen ini.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Muhammad Al Muttaqin SPd MPd menyampaikan, para guru di Bireuen harus memiliki target dan visi-misi besar dalam mendidik dan meningkatkan standar serta kualitas dalam mengajar agar mampu melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat Nasional maupun global.

 

Sementara itu, Syafii Efendi dengan penuh semangat memberi motivasi dan ilmu pengetahuan kepada para guru untuk diterapkan dalam proses mendidik siswa dan siswi di Bireuen.

 

Dalam motivasinya, ia mengatakan, guru akan mempengaruhi keabadian, tidak pernah tau pengaruh mereka akan berhenti dimana dan sampai kapan. Untuk itu, menyiapkan pengetahuan, jiwa dan mental guru, adalah kewajiban bersama.

 

“Dari tangan-tangan guru, lahir para pemimpin-pemimpin bangsa yang kelak akan menggetarkan dunia, yang akan meninggikan nama Indonesia,” ujar Syafii yang juga memiliki 12 kampus di seluruh Indonesia.

 

acara tersebut dihadiri Kabid Pembinaan SD Disdikbud Bireuen, Alfian S Pd M Pd, Wakil Ketua DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid S Sos M Sp, para tokoh di Bireuen, Ketua Ormas dan para tamu undangan. (akh)