Pengurus Dewan Dakwah Aceh Tamiang Dilantik

Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Tamiang periode 2020 – 2025 resmi dilantik, Sabtu (16/10/2021 di Aula Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang.

HARIANRAKYATACEH.COM, ACEH TAMIANG – Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Tamiang periode 2020 – 2025 resmi dilantik, Sabtu (16/10/2021 di Aula Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Dawah Aceh yang diwakili Wakil Ketua Umum, Dr Abizal M Yati Lc MA dan didampingi Sekretaris Umum, Zulfikar SE M.Si.

Adapun pengurus yang dilantik diantaranya Muhammad Suib, SAg sebagai Ketua, Muhammad Dahlan, M Kom I sebagai wakil ketua, Sariyanto. S.Ud sebagai sekretaris dan Samsir SAg sebagai bendahara beserta bidang-bidang lainnya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Aceh Tamiang yang juga merupakan Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh Tamiang, Tgk Insyafuddin, ST.

Ketua Dewan Dakwah Aceh Tamiang, Muhammad Suib dalam sambutannya usai pelantikan mengajak para pengurus untuk memurnikan niat selama bergabung dengan Dewan Dakwah dalam rangka mencari ridha Allah.

Karena tugas dakwah sudah menjadi kewajiban bagi semua, apalagi sudah difasilitasi oleh organisasi yang resmi. Selain itu perlunya menjaga hati, agar tetap ikhlas menjalankan usaha dakwah dan bukan mencari popularitas.

“Mari kita bangun komitmen dakwah dengan pengorbanan waktu, tenaga, materi, ilmu bahkan jiwa sekalipun dalam rangka menjalankan usaha dakwah. Mohon dukungan kepada saya yang sudah dipercayakan sebagai ketua. Kita berdakwah bukanlah karena harus diundang, banyak masjid yang sepi dari jamaah dan banyak umat yang awam tentang agama. Itulah tugas kita untuk berdakwah,” kata Muhammad Suib.

Wakil Ketua Umum, Dr Abizal M Yati Lc MA dalam sambutannya menjelaskan Dewan Dakwah didirikan oleh salah seorang tokoh bangsa yaitu Mohammad Natsir yang dilatarbelakangi oleh kondisi umat dan politik bangsa saat itu. Sedangkan di Aceh Dewan Dakwah sudah lahir sejak tahun 1993.

Menurutnya saat ini Dewan Dakwah fokus kepada tiga program dakwah, yaitu pertama, penguatan aqidah khususnya di wilayah perbatasan Aceh. Yang sudah dilakukan adalah penempatan dai di daerah pedalaman Aceh Tenggara dan juga Pulau Banyak, Aceh Singkil.

“Kedua, mendirikan muallaf centre untuk membina muallaf secara permanen dan sistematis. Dan yang terakhir kaderisasi dengan mendirikan Akademi Dakwah Indonesia (ADI), dimana hingga saat ini sudah 8 angkatan untuk ADI Putra dan angkatan pertama untuk ADI Putri,” kata Abizal M Yati.

Sementara Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tgk Insyafuddin, ST mewakili pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Dewan Dakwah. Kepada pengurus ia berpesan jangan takut tidak ada waktu karena bergabung dengan Dewan Dakwah. Menurutnya semakin banyak kegiatan, maka akan semakin mudah untuk mengatur waktu. Sebaliknya kalau tidak kegiatan maka banyak waktu yang terbuang sia-sia.

“Kegiatan dakwah tidak bisa dijalankan oleh seorang atau satu lembaga saja. Jadi tidak masalah dengan lahirnya banyak lembaga dakwah. Saya sendiri sudah aktif di Dewan Dakwah sejak mahasiswa dengan mengedarkan majalah Media Dakwah di Medan,” kata Tgk Insyafuddin.

Ia menambahkan yang paling utama dan sangat penting adalah keterlibatan dalam dakwah. Tidak mesti di depan, di barisan belakang pun jadi, asalkan berada bersama barisan dakwah.

“Selamat bekerja kepada pengurus yang sudah dilantik. Semoga urusannya dimudahkan oleh Allah SWT dengan cara memurnikan niat karena Allah dan saling bersinergi antara sesama dai dan lembaga dakwah lainnya dengan berlapang dada. Selain itu tetap menjaga ukhuwah dan saling menutupi kekurangan masing-masing. Semoga usaha dakwah kita ini dimudahkan,” pungkasnya. (ra)