Ikut vaksin, santri dapat vitamin dan boleh libur tiga hari

Teks foto : Kabinda Aceh Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras secara simbolis memberikan bigkisan paketvitamin imunitas COVID-19 kepada para santri yang sudah divaksin bertempat di Dayah Ibdaul Islam, Manyak Payed, Aceh Tamiang, Sabtu (23/10/2021). DEDE/RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Ratusan santriwan dan santriwati di Dayah Ibdaul Islam Desa Paya Ketenggar, Kecamatan Manyak Payed sangat antusias mengikuti program vaksinasi massal untuk santri dan pelajar yang ditinjau langsung oleh Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Aceh Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras, Sabtu (23/10/2021).

 

Pimpinan Dayah Ibdaul Islam Desa Paya Ketenggar, Manyak Payed Tgk Saiful Mahdi mengatakan selama ini wali murid atau santri di Dayah Ibdaul Islam sangat peka terhadap kesehatan anak-anaknya. Pihaknya optimis program vaksinasi di Dayah tersebut pada vaksinasi tahap kedua bisa tembus 92 persen.

 

“Kepada santriwan dan santriwati yang vaksin hari ini kita berikan libur istirahat di rumah. Kalau kurang kita tambah lagi, tapi jangan terlalu lama karena kedepan mau ujian,” kata Saiful Mahdi di Aceh Tamiang, Sabtu.

 

Tgk Saiful Mahdi juga mengajak seluruh wali santri untuk menyukseskan program vaksinasi di Dayah Ibdaul Islam. Sebab kata Ustadz Saiful Mahdi dalam hukum agama pun vaksin itu dibolehkan. Khusus di Dayah Ibdaul Islam Aceh Tamiang para santri usai vaksin diberi paket vitamin imunitas COVID-19 sebanyak empat jenis vitamin.

 

“Para guru-guru kita Ulama besar Aceh sudah vaksin hari ini, jadi tidak ada lagi yang perlu kita khawatirkan. Tinggal kita berbuat ikhtiar pada hari yang baik ini,” imbau Saiful Mahdi.

 

Selaku pengasuh Dayah ia sangat berterimakasih kepada pemerintah atas perhatiannya terhadap kesehatan rakyatnya.

 

“Ini tentunya tidak terlepas dari kebersamaan kita semuanya baik Dayah, unsur Muspika dan wali murid yang sangat peka dengan kesehatan santriwati dan santriwan di Dayah ini,” ujarnya.

 

Menurutnya dari total jumlah 370 orang santri di Dayah Ibdaul Islam 97 di anataranya sudah divaksin. Sementara vaksinasi tahap kedua di Dayah Ibdaul Islam ditargetkan sebanyak 100 orang santri.

“Sejak pagi tadi jumlah santri yang sudah mendaftar untuk divaksin sudah 52 orang. Tapi saya dengar yang daftar terus bertambah,” pungkas Saiful Mahdi.

 

 

Pada kesempatan itu Kabinda Aceh Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras mengatakan langkah-langkah strategis dalam rangka percepatan vaksinasi salah satunya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan jemput bola. Lebih banyak mendatangi madrasah, sekolah dan dayah-dayah untuk dilakukan kegiatan vaksinasi khususnya kepada anak remaja usia 12 sampai 19 tahun.

 

Disamping itu juga kita juga melaksanakan vaksinasi dalam bentuk dari rumah ke rumah atau door to door. Mendatangi kampung-kampung yang mungkin masyarakat kita tidak punya waktu untuk datang ke gerai-gerai karena kesibukan pekerjaan mencari nafkah, sehingga kita lakukan jemput bola untuk mempermudah masyarakat,” ujar Muhammad Abduh Ras.

 

Kabinda Aceh Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras juga mengingatkan kepada masyarakat setelah divaksin tetap melaksanakan protokol kesehatan terutama anjuran selalu pakai masker.

 

“Karena masker ini sudah merupakan suatu upaya yang sangat efektif untuk mencegah kita terpapar COVID-19. Walau pun kita terpapar karena kita sudah divaksin maka kita tidak menjadi korban,” imbuhnya.

 

Selain meninjau vaksinasi massal untuk santri di Dayah Ibdaul Islam, Kabinda Aceh juga meninjau pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat umum dengan cara door to door di Desa Lhok Medang Ara, Kecamatan Manyak Payed dengan target sasaran vaksin 100 orang. (mag-86)