Berhentikan Rachmad Muchlyan, FPMPA Tunjuk Jasdy Jadi Plt Ketua

Banda Aceh (RA)-Badan Pengurus Harian (BPH) Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) menetapkan Muhammad Jasdy sebagai Plt Ketua Umum untuk melanjutkan sisa kepengurusan periode 2020-2023, hingga terlaksananya Kongres ke-IV.

Penetapan tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) nomor 180/1565/2021, yang ditandatangani langsung Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada tanggal 7 Oktober 2021.

Jasdy dipercaya sebagai Plt ketua, mengantikan Rachmad Muchlyan yang diberhentikan sebagai ketua FPMPA sebelum masa jabatannya berakhir.

Plt Ketua Umum FPMA, Jasdi menerangkan, Rachmad Muchlyan diberhentikan karena tidak mampu menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART. Serta telah melanggar kode etik organisasi.

“Jadi kami ingin menyampaikan bahwa kepengurusan FPMA sisa periode 2020-2023 merupakan kepengurusan yang sah dan didukung oleh 13 paguyuban kabupaten/kota,”kata Jasdi saat konferensi pers di Aula Kesbangpol Aceh, Sabtu (23/10).

Dengan begitu, sebutnya, dinamika ditubuh FPMPA telah selesai, dengan dikeluarkanya Sk oleh pemerintah Aceh. Menurutnya sesuia dengan UU nomor 16 tahun 2017 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan menjadi undang-undang, belum ada pasal yang mengatur baik membolehkan atau melarang Kepala Daerah untuk meng SK-kan suatu Ormas. Atas dasar itu sebutnya, maka pengusulan SK FPMPA kepada Pemerintah Aceh merujuk kepada BAB IX Pasal 18 Ayat (2) Anggaran Dasar FPMPA, dimana Dewan Presedium FPMPA ber-kewenangan mengusulkan Struktur Badan Pengurus Orgsanisasi kepada Pemerintah Aceh untuk di SK kan dan dilantik.

“Artinya kepengurusan Baru FPMPA sisa Periode 2020 – 2023 Sah Secara AD/ART dan Sah Secara Hukum dan kita tetap berusaha untuk merangkul paguyuban Kabupaten/Kota lainnya untuk sama-sama membangun Aceh melalui FPMPA. Kami juga mengajak semua element masyarakat khususnya paguyuban mahasiswa dan pemuda untuk mengawal setiap kebijakan oleh pemerintah sesuai dengan langkah yang tepat,”pungkasnya. (mar)