Jubir Satgas Covid19 Kabupaten Simeulue: Alhamdulillah, Pasien KIPI Telah Pulang Kerumah

drg Farhan Jubir Satgas Covid -19 Kabupaten Simeulue. 

HARIANRAKYATACEH.COM – “setelah menjalani masa perawatan selama 10 hari di RSUD Simeulue, kedua pasien KIPI atas nama Puspita Sari‎ (34) . ‎Ayusrawati (31),‎ telah pulang kerumahnya masing-masing.”, kata drg Farhan Jubir Satgas Covid -19 Kabupaten Simeulue, kepada harianrakyataceh.com, Rabu (27/10).

‎Masih menurut Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Simeulue, yang sebelumnya ada 4 pasien KIPI, Dua pasien lebih awal pulang setelah dinyatakan sembuh dan kemudian menyusul dua pasien KIPI warga desa Babussalam, Kecamatan Teluk Dalam itu, untuk kedua pasien terkahir harus rutin kontrol kesehatannya, serta bila ada keluhan lanjutan untuk segera hubungi medis atau  Satgas Covid19 tedekat.

“Kita sarankan kepada pihak keluarga pasien KIPI, bila ada keluhan untuk segera hubungi medis dan Satgas terdekat, serta jaga kesehatan dan kebersihan. Begitu juga warga lainnya yang telah divaksin‎, bila ada keluhan pasca vaksinasi, segera hubungi petugas terdekat, serta kita minta para calon peserta vaksinasi harus jujur tentang kesehatannya saat observasi sebelum vaksin”, pesan Farhan.

Telah pulang kerumah kedua pasien KIPI warga Desa Babussalam, yang dirawat di RSUD Simeulue, pasca vaknisasi, ‎Rabu, 6 Oktober 2021 lalu, juga dibenarkan Supriman Juliansyah, Kepala Pemerintahan Kecamatan (Camat) Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, kepada harianrakyataceh.com, Rabu (27/10).

“Alhamdulillah, sudah pulang kerumah kedua warga kita yang dirawat di RSUD Simeulue, setelah vaksinasi pada tanggal 6 Oktober 2021 lalu. Saat ini dari kita pihak Pemerintah Kecamatan Teluk Dalam juga selaku Satgas Covid19 Tingkat Kecamatan, terus menerus perkembangan kesehatan kedua warga kita ‎itu”, kata Camat Teluk Dalam.

Hal senada juga dibenarkan Heru Fadli (35), suami dari Puspita Sari (31) pasien KIPI yang dirawat selama 10 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue, yang dihubungi harianrakyataceh.com, Rabu (27/10).

“Sudah pulang kerumah pak, setelah isteri saya dirawat selama 10 hari, dan saat ini hanya dilakukan kontrol kesehatan dan pemulihan kondisi isteri saya. Namun perlu diketahui kaki isteri saya sebelah kiri belum begitu pulih secara normal, masih harus dibantu untuk berdiri dan berjalan”, kata Heru Fadli.

Heru Fadli juga mengakui dan merincikan, mendapat bantuan uang pihak Satgas Covid19 Kabupaten Simeulue sebesar Rp 1 juta. Kemudian bantuan dari Polres Simeulue sebesar Rp 1 juta, selanjutnya bantuan dari Pemerintah Desa Babussalam, sebesar Rp 700 ribu.

“Bantuan uang ada dari Satgas Rp 1 juta. Dari Polres Rp 1 juta dan Rp 700 ribu dari Pemerintah Desa. Kendala saat ini, supaya tidak menyulitkan kami untuk kontrol pemulihan kesehatan isteri saya, kami sekeluarga memohon pihak tim medis Satgas untuk ‎datang kerumah, sebab bila kami yang bawa, mungkin nanti mengganggu kesehatan isteri saya, sebab biasanya kami bawa dengan kenderaan roda dua”, imbuh Heru Fadli.

Sebelumnya, ‎empat warga Desa Babussalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue dilarikan dan mendapat perawatan intensif dari tim medis RSUD Simeulue dan Pukesmas Teluk Dalam, setelah usai divaksin Covid19, Rabu, 6 Oktober 2021 lalu.‎

Keempat pasien KIPI warga ‎desa Babussalam, Kecamatan Teluk Dalam yang dirawat pasca vaksinasi tersebut, yakni Puspita Sari‎ (34) . ‎Ayusrawati (31), serta Arwita ‎(55) dirawat tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue, dan Arwita lebih awal dinyatakan sembuh dan pulang kerumah pada tanggal 8 Oktober 2021, begitu juga Sahmi (40) dirawat tim medis Pukesmas Teluk Dalam, juga telah pulang kerumahnya lebih awal dari Arwita. (ahi).