Kemarin Rusuh, Hari Ini Pemain Aceh Tamiang Ditusuk Usai Hadapi Langsa di Pra-PORA

Kerusuhan di pertandingan Pra-Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) di Stadion Kota Langsa kemarin sore. | FOTO: Ray Iskandar/Rakyat Aceh

Harianrakyataceh.com – Pertandingan Pra-PORA sepakbola Grup D antara tuan rumah Kota Langsa menghadapi Aceh Tamiang berakhir di menit ke-75 kemarin, rusuh di lapangan membuat pertandingan dihentikan, saat itu Langsa sudah unggul 1-0.

Sisa 15 menit pertandingan kemarin, dilanjutkan kembali tadi pagi, hingga pertandingan selesai, Langsa masih memimpin dengan skor akhir 1-0. Usai laga bubar, kedua tim kembali ke penginapan masing-masing, naas, salah satu pemain Aceh Tamiang, Asrafi Ambiya (20) dilaporkan ditusuk dengan senjata tajam oleh orang tak dikenal saat berada di Mess Paya Bujok Bromo.

Kejadian penusukan atlet sepak bola tersebut, beredar luas di media sosial. Informasi yang dihimpun wartawan kejadian penusukan tersebut diduga buntut dari kericuhan pertandingan kemarin sehingga pertandingan harus ditunda dan dilanjutkan pagi hari ini.

Informasi dari salah seorang suporter tim Aceh Tamiang, peristiwa terjadi setelah pertandingan ulang usai. Menurutnya, pelaku belum diketahui, namun korban langsung dilarikan ke RSUD Langsa pasca penikaman.

Korban penusukan saat ini sedang dirawat di RSUD Langsa. | FOTO: Ray Iskandar/Rakyat Aceh

Adapun, pemain sepak bola Pra PORA dari Kabupaten Aceh Tamiang yang ditikam yaitu, Asrafi Ambiya, 20. Ia ditikam bagian belakang punggung sebelah kiri sekira Pukul 09.30 WIB saat berada di Mess Paya Bujok Bromo usai pertandingan lanjutan.

Sementara, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH, SIK, MH melalui Kasatreskrim, IPTU Krisna Nanda Aufa, SIK, melalui telpon seluler membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar bang, anggota kami sudah ke TKP, saat ini kasus tersebut sedang ditangani,” ujarnya.

Sebelumnya pada, Jum’at (12/11) sore, sekira 16 menit lagi sisa pertandingan antara tim Pra PORA cabang olahraga sepak bola Kota Langsa dengan Aceh Tamiang terjadi kericuhan yang di picu akibat wasit memberikan kartu merah kepada salah satu ofisial Aceh Tamiang.

Dan ada beberapa yang tidak bisa menerima keputusan wasit. Dan berupaya mengejar wasit ke tengah lapangan. Di situ lah awal pertama kericuhan dimulai, dan selanjutnya penonton kedua tim masuk lapangan dan terjadi aksi kejar-kejaran.

Akibatnya pertandingan ditunda, dan sisa pertandingan 16 menit dilanjutkan pagi Sabtu, (13/11) tadi pukul 08.00 Wib. Dan sampai pertandingan usai kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan  Kota Langsa. (ris/rif)