Mengaku Tak Dibiayai Pemkab, Nazaruddin Satu-Satunya Perwakilan Bireuen Ikuti MTQ KORPRI Nasional

Guru MTsN 1 Bireuen, Nazaruddin S Pd I, sebagai peserta MTQ KORPRI V di Tingkat Nasional perwakilan dari Kabupaten Bireuen AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Seorang guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bireuen, Nazaruddin S Pd I mewakili Kabupaten Bireuen pada kegiatan MTQ V KORPRI Tingkat Nasional yang digelar di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak 10 sampai dengan 20 November 2021.

Kesempatan ini dipastikan sapaan Tgk Nazar ini, setelah memperoleh juara I di tingkat Provinsi pada tahun 2019 lalu. Berhubung pandemi yang berkepanjangan, sehingga gelaran tingkat Nasional baru diselenggarakan tahun ini.

Saat dihubungi Rakyat Aceh, Minggu (21/11) Tgk Nazar mengaku, ia terpilih mewakili Provinsi Aceh sebagai peserta cabang perlombaan Khat Dekorasi (Kaligrafi).

Dari 19 peserta seluruh Aceh, sebutnya, hanya dia satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Bireuen yang berhasil lolos ke tingkat Nasional.

Sungguh miris, walaupun hanya satu-satunya utusan dari Kabupaten Bireuen, namun nazaruddin mengaku belum tersentuh sidikitpun biaya dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.

“Iya benar, sampai saat ini belum ada sentuhan biaya dari KORPRI Bireuen. Semua kebutuhan mulai dari mengikuti event tingkat Provinsi hingga tingkat Nasional, belum ada pembiayaan dari Pemkab. Bahkan, untuk biaya makanpun tidak ada,” ujarnya.

Namun ia mengaku, sebelum keberangkatan ke Sulawesi, pernah dijanjikan akan diberikan biaya transportasi dan sedikit anggaran dari KORPRI Kabupaten, tapi belum ada kepastian hingga sekarang ini.

“Sudah 5 kali event ini digelar, perwakilan dari Bireuen kesannya tidak dipedulikan. Peserta yang lulus, jika ingin mengikuti acara ini harus mengeluarkan uang pribadi. Jika tidak, maka tidak dikeluarkan surat perintah oleh bidang Kepegawaian.

“Semua biaya ditanggung sendiri. Namun, karena niat saya ingin membuat perubahan dalam tubuh KORPRI daerah, saya bertekad mengikuti MTQ yang diperuntukkan kepada pegawai ini, walaupun dengan uang pribadi. Setidaknya, peserta setelah kami nantinya mendapat perhatian dari Pemkab Bireuen,” harap Tgk Nazar.

Baca Juga...  Polisi Ringkus Maling Burung

Sementara Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bireuen, Zaldi AP S Sos mengaku bahwa untuk MTQ tingkat Provinsi, semua ditanggung oleh pihaknya, mulai dari uang perjalanan, penginapan hingga biaya makan.

“Untuk keperluan peserta perwakilan Bireuen di tingkat Provinsi, ditanggung semua keperluan. Namun untuk tingkat nasional, biaya sudah ditanggung oleh provinsi,” sebutnya.

Disebutkan, tidak mungkin pemerintah daerah tak menanggung biaya untuk peserta, karena pegawai tersebut utusan dari Bireuen.

“Sementara untuk biaya ke Sulawesi, saya belum tau pasti, apakah ada dikucurkan oleh Bendahara. Nanti akan saya tanyakan kembali di kantor,” pungkas Zaldi. (akh)