SD Negeri 1 Blangpidie Deklarasikan Sekolah Ramah Anak

Kepala SDN 1 Blangpidie, Trisna Elfiani, S.Pd.SD saat deklarasikan Sekolah Ramah Anak, Senin kemarin (22/11) | FOTO: Rahmat/Rakyat Aceh

Harianrakyataceh.com – Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Blangpidie Kabupaten Abdya telah melakukan Deklarasi dan Ikrar Komitmen bersama pada hari Senin kemarin, (22/11). Hal ini untuk mendukung implementasi Kabupaten Layak Anak dan Sekolah Ramah Anak.

Kepala Dinas DPMP4 Kabupaten Abdya Nur Afni Mulliana dalam sambutanya sekaligus membuka kegiatan tersebut menyebutkan, Sekolah Ramah Anak merupakan satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang mampu melindungi hak-hak anak.

Disamping menjadi gerda terdepan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang berorientasi pada anak juga menanamkan tanggung jawab untuk menghormati hak-hak orang lain, kemajemukan dan menyelesaikan masalah perbedaan tanpa melakukan kekerasan.

Menurutnya, deklarasi Sekolah Ramah Anak merupakan bentuk pernyataan tentang kesiapan SD Negeri 1 Blangpidie kususnya untuk menerapkan sekolah yang ramah pada anak dengan konsep harus mewujudkan sekolah yang bersih, aman, ramah, indah, inklusif, sehat, dan nyaman.

“Salah satu tujuan diterapkannya Sekolah Ramah Anak untuk menjadi tempat belajar yang dapat memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak dengan harapan agar pendidikan ini mampu mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak dan mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab dalam kehidupan,”katanya.

Sementara Kepala sekolah SD negeri 1 Blangpidie Trisna Elfiani, S.Pd.SD kepada Rakyat Aceh Selasa (23/11) menyebutkan bahwa sekolah Ramah Anak perlu didukung oleh berbagai pihak antara lain keluarga dan masyarakat yang sebenarnya merupakan pusat pendidikan terdekat anak.

Menurutnya, lingkungan memiliki dampak yang besar dalam membentuk karakter anak. “Anak melaksanankan kegiatan di rumah, sekolah dan lingkungan masyarakat sehingga perlu adanya pengawasan dan dukungan dari berbagai pihak,”katanya.

Elfiani menyebutkan, Sekolah ramah anak memiliki gagasan yang luhur untuk mewujudkan sekolah yang terbuka dan melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam tumbuh kembang mereka.

“Guru berfungsi sebagai fasilitator anak untuk mengembangkan bakatnya. Salah satu hak dasar anak adalah hak berpartisipasi dimana anak diminta untuk aktif berpartisipasi dalam menunjang tumbuh kembang mereka,”sebutnya.

Dijelaskan juga tujuan dari sekolah ramah anak tersebut, antaranya mencegah kekerasan terhadap anak dan warga sekolah lainnyan, juga mencegah anak mendapatkan kesakitan karena keracunan makanan dan lingkungan yang tidak sehat.

Elfiani berharap agar sekolah Ramah Anak di SDN 1 Blangpidie bisa menjadi contoh, baik untuk sekolah lain dan bisa membawa nama baik sekolah di kabupaten yang berjulukan Breuh Sigupai ini serta bisa tampil di tingkat Provinsi.

“Dengan adanya sekolah ramah anak ini dapat bermamfaat besar bagi kepala sekolah, guru, siswa dan orangtua serta warga sekolah lainnya,”demikian harapnya.

Dalam kegiatan deklarasi tersebut, turut hadir Kasi pemenuhan hak anak (PHA) Julisna SE, Kabid pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak PPPA Lia Amalia SE, Kasi pembinaan karakter pada Disdik setempat Erlis A.Ma. Sedangkan dari perwakilan komite sekolah dihari Edi Zuhairi S. Pd. (mat/bai)