Prajurit TNI Ingatkan Prokes kepada Warga

KUALA SIMPANG (RA) – Prajurit TNI-AD yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di satuan Komando Distrik Militer (Kodim) 0117/Aceh Tamiang tak pernah lelah mengingatkan warga binaan masing-masing akan pentingnya disiplin diri menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M mencegah penularan Covid-19.

“Kami tidak pernah bosan ingatkan warga binaan agar selalu menjalankan Prokes saat kami turun ke desa-desa melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) yang merupakan program rutin TNI-AD,” kata anggota Babinsa Koramil 08/Rantau Serma Saiful Munhi kepada Rakyat Aceh.

Saat itu Serma Saiful Munhi tengah melaksanakan Komsos di Desa Komplek PT Pertamina EP Rantau Field dan Desa Suka Rahmat, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang. Dia berujar, sejak munculnya wabah virus corona kegiatan Komsos TNI selalu diisi dengan imbauan tentang Prokes dan sosialisasi vaksinasi dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 di wilayah desa binaan.

Para ‘ujung tombak’ TNI-AD ini mengingatkan penegakan Prokes ke masyarakat tetap dengan cara-cara humanis dan mengedukasi pentingnya mematuhi anjuran pemerintah sebagai langkah pencegahan tertularnya virus corona.

“Melalui kegiatan Komsos rutin kami menyambangi rumah warga memberikan edukasi dan pemahaman pentingnya pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan jaga jarak sebagai komitmen bersama agar dapat keluar dari wabah virus corona,” ujar Saiful.

Dijelaskan, kegiatan komsos ini selain menyampaikan himbauan sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama warga agar keberadaan TNI dapat diterima dan memberi dampak positif bagi masyarakat. Dipastikan kegiatan ini terus dilakukan agar masyarakat dapat memahami dan menerapkan protokol kesehatan terutama saat beraktivitas di luar rumah.
Legal Counsel Zona 1 PT Pertamina EP Rantau Field, Fandi Prabudi sangat mengapresiasi langkah-langka TNI dalam membantu penanggulangan Covid-19 terutama dilingkungan perusahaan.

“Kita (TNI-Pertamina) juga memiliki program bantuan sosial (Bansos) baik di Kodim maupun Koramil-Koramil serta mendukung penuh program percepatan vaksinasi yang ada di gerai-gerai baik tingkat kecamatan dan kabupaten,” ujar Fandi Prabudi saat dihubungi Rakyat Aceh, Rabu (24/11).

Saat ini aturan protokol kesehatan di perusahaan migas itu sendiri, jelas Fandi Prabudi masih diberlakukan secara ketat. Bagi tamu lokal tetap pakai masker dan untuk tamu dari luar daerah wajib dilakukan swab PCR jika masuk komplek perkantoran dan perumahan PT Pertamina EP Rantau.

“Namun sesuai arahan pimpinan pusat tingkatannya sudah diturunkan karena status Kabupaten Aceh Tamiang saat ini sudah zona kuning. Seperti di Masjid Komplek tidak perlu diberi tanda jarak lagi,” tutur Fandi. (mag-86/rus)