Pulau Simeulue Kembali Raih Opini WTP ke Enam

Mewakili Menteri Keuangan RI, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, Syafriadi‎, SE,M.Ec.Ph.D, menyerahkan penghargaan opini WTP ke 6 kepada Bupati Simeulue, Erli Hasim, Rabu (1/12). Ahmadi - harianrakyataceh.com. 

HARIANRAKYATACEH.COM –  Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Simeulue kembali meraih predikat, yakni  opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke enam kali secara berturut-turut sejak tahun 2015 lalu.

‎WTP ke enam tahun 2020 itu, di serahkan langsung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, Syafriadi,SE,M.Ec.Ph.D, selaku yang mewakili Menteri Keuangan Republik Indonesia, kepada Bupati Simeulue Erli Hasim, di Banda Aceh, Rabu  (1/12).‎

Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Simeulue yang didukung oleh masyarakat dan komponen yang ada, mendapat apresiasi dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, yang disampaikan melalu Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, Syafriadi‎, SE,M.Ec.Ph.D,‎ sesaat setelah menyerahkan penghargaan WTP.

‎”untuk Kabupaten Simeulue  sudah 6 kali secara berturut-turut sejak 2015 lalu menerima WTP.‎ Dan atas nama Menteri Keuangan RI, mengapresiasikan kerja Pemerintah Kabupaten Simeulue, dengan capaian kinerja Pemerintah Daerah sehingga mendapatkan WTP di tahun 2020″, katanya.

Selain itu dia kembali menambahkan, ada 4 poin tantangan kepada seluruh Pemerintah Daerah yang mendapat predikat WTP, dan adapun tantangan itu, yakni poin pertama, Pemda harus mempertahankan Opini WTP dan meningkatkan kualitas laporan keuangan.

Poin tantangan kedua yakni, menyelesaikan semua temuan BPK, dan memastikan tidak ada temuan yang berulang.‎ Poin tantangan ketiga yakni, memanfaatkan Laporan keuangan sebagai alat analisis dan poin tantangan terakhir yakni memastikan Kesejahteraan Masyarakat.‎

‎”Setiap daerah yang mendapat predikat WTP ini, maka ada 4 poin tantangan lainnya yang harus dipenuhi dimasa yang akan datang, dan selamat kepada masyarakat dan Pemda Simeulue”, tutup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, Syafriadi‎, SE,M.Ec.Ph.D.

Diraihnya predikat opini WTP itu, ‎Bupati Simeulue Erli Hasim mengaku akan mempertahankan predikat bergengsi itu, serta merasa belum puas atas apa yang di capai karena masih ada perbaikan atau koreksi dari pelaporan keuangan kabupaten Simeulue, namun kesempurnaan akan terus dilakukan agar Opini WTP.

Baca Juga...  Ketua MIUMI Aceh Safari Dakwah ke Bireuen

“Alhamdulillah, daerah kita kembali mendapat predikat opini WTP yang ke enam dan Insyaallah, Pemkab Simeulue bersama seluruh masyarakat akan mempertahankan predikat WTP itu‎ dimasa yang akan datang”, kata Erli Hasim didampingi Plt Kadiskominfo Kabupaten Simeulue, Ali Muhayatsyah yang dihubungi harianrakyataceh.com, Rabu (1/11).

‎Dia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan jabatannya yang ada di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Simeulue, yang telah bersusah payah sehingga mendapat prestasi dari Menteri Keuangan Republik atas capaian kinerja bidang keuangan Opini WTP tahun 2020 dan FGD Terkait Realisasi Transfer Ke Daerah dan dana desa, Realisasi ABPD, Opini laporan keuangan, Kinerja pelaksaan Anggaran serta indeks kesehatan keuangan Pemda.

‎”Kita mendapat opini WTP ke enam ini secara berturut-turut, sejak tahun 2015 lalu hingga tahun 2020. Saya selaku bupati Simeulue mengucapkan kepada masyarakat dan jajaran pemerintahan, yang telah berupaya untuk meraih predikat ini, serta terima kasih kepada Menteri Keuangan RI”, imbuh Erli Hasim.

Kabupaten Simeulue mendapat penghargaan predikat opini WTP ke enam itu secara berturut-turut itu, juga mendapat perhatian dan dukungan dari pihak lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue‎ dan diminta predikat itu untuk dipertahankan serta ditingkatkan untuk tahun yang akan datang.

Hal itu disampaikan Poni Harjo, Wakil Ketua I DPRK Simeulue, kepada harianrakyataceh.com, Rabu (1/12).‎ ‎”Terkait WTP ke enam yang di dapatkan  oleh pemerintah Kabupaten Simeulue, melalui hasil audit BPK RI perwakilan Aceh, atas laporan keuangan tahun anggaran 2020, menurut hemat kami dan kita patut berikan apresiasi terhadap kinerjanya‎”, katanya.‎

‎Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), menambahkan serta mengharapkan untuk kedepannya supaya predikat itu dapat  dipertahankan, serta lebih bisa meningkatkan kualitas penyajian dan laporan keuangan, yang transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.‎

Baca Juga...  TBM Ruman Aceh Menerima Sumbangan 1.350 Bacaan

‎”Kita harapkan predikat ini harus dipertahankan dan kedepannya lebi bisa meningkatkan kualitas penyajian dan laporan keuangan, yang transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”, tutupnya. (ahi).