Tragis, 2 Penjaga Alat Berat di Bireuen Tewas Tertimbun Longsor

Dua Penjaga alat berat di Desa Seuneubok Dalam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen meninggal dunia setelah tertimbun longsor di area pekerjaan jalan trobosan area perkebunan di Dusun Jati desa setempat, Kamis (2/12). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Dua orang warga Seuneubok Dalam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia (tewas) setelah tertimbun longsor di area pekerjaan jalan trobosan area perkebunan di Dusun Jati desa setempat, Kamis (2/12).

Kedua korban meninggal dunia yaitu, Muhammad Rika (20) dan Kabirin alias Gugun (40).

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kapolsek Juli, Iptu Fajriadi SH yang disampaikan oleh Kanit Reskrim, Bripka Rahmatsyah membenerakan peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan, kejadian naas itu terjadi ketika kedua korban sedang menjaga alat berat di lokasi pekerjaan.

“Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 07.20 WIB pada Rabu (1/12), saksi Safri tiba di TKP hendak menghidupkan alat berat, namun saksi melihat ada longsor tepat di samping alat berat dan terdapat dua unit sepeda motor (sepmor) di lokasi, namun tidak ada orang,” sebutnya.

Tak lama berselang, katanya, seorang saksi hendak mencari Kabirin selaku korban yang diketahui belum pulang kerumah. Kecurigaan mulai terasa, sehingga saksi memindahkan alat berat menjauh dari area longsor. Spontan, ia melihat terdapat kain selimut tertimbun tanah longsor.

Setelah saksi mulai yakin bahwa korban telah tertimbun longsor. Ia menyuruh kawannya untuk melaporkan perihal tersebut kepada Kepala Desa (Keuchik). Setelah mengetahui kejadian tersebut, Keuchik dan masyarakat bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung menggali area longsor.

“Warga menemukan kedua korban dalam posisi tertidur dan masih menggunakan selimut. Selanjutnya Kades langsung menghubungi Pihak Polsek Juli dan BPBD Bireuen,” kata Bribka Rahmatsyah.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Puskesmas Juli I untuk penanganan lebih lanjut. Tak lama kemudian, kedua korban diantar kerumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Bireuen, Afwadi BA mengatakan, sekitar pukul 07.40 WIB, Keuchik Seuneubok Dalam menuju ke lokasi untuk melihat anggota penjaga alat berat.

Baca Juga...  Akhir Maret 2022 Pilkades Serentak di Simeulue

Namun dalam proses pencarian, warga melihat kain sarung di samping tebing jalan trobosan. Waktu mengecek di lokasi, rupanya kedua korban tentimbun tanah. Keuchik dengan segera menghubungi Kapolsek Juli, anggota BPBD Bireuen dan petugas di Puskesmas untuk meminta bantuan.

“Belum diketahui penyebab pasti tanah longsor menimpa penjaga alat berat yang sedang melakukan trobosan jalan perkebunan masyarakat,” ujarnya. (akh)