Tuntut Realisasi UUPA, HMI MPO Gelar Aksi Demo

HMI MPO cabang Bireuen menggelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Kamis (2/12). AKHYAR RIZKI/RAKYAT ACEH

BIREUEN (RA) – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) cabang Bireuen, menggelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Kamis (2/12).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap realisasi seluruh butir-butir yang tercantum dalam Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Koordinator Lapangan (Korlap), Chairoel Akbar mengatakan, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-45 bertepatan dengan 4 Desember mendatang, pihaknya mengajak dewan di Bireuen untuk sama-sama mengawal dan memperjuangkan butir-butir perjanjian MoU Helsinki yang tercantum dalam UUPA.

“Kami meminta DPRK Bireuen untuk menyuarakan dan mengawal Pemerintah Aceh untuk memperjuangkan agar terealisasi seluruh poin yang tercantum dalam MoU Helsingki,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta dewan setempat untuk mengawasi seluruh kekhususan Aceh dan Qanun Aceh untuk diterapkan dengan maksimal di Bireuen.

“Hari ini, kami berdiri dihadapan dewan terhormat meminta memperjuangkan kepada Majelis Pendidikan Daerah (MPD) untuk menerapkan kembali muatan local bahasa daerah di setiap sekolah yang ada di Aceh,” tegasnya.

Kemudian, pihaknya juga meminta supaya memaksimalkan fungsi pengawasan pada realisasi dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk kepentingan masyarakat, khususnya bidang pendidikan, kesehatan dan pengembangan ekonomi masyarakat miskin.

“Jadikan refleksi 45 tahun Milad GAM sebagai momentum untuk mengenang para syuhada dan membangkitkan kepedulian terhadap kesejahteraan anak yatim piatu korban konflik. Ini tugas pemerintah, jangan biarkan mereka tertindas. Tanpa perjuangan para syuhada, Aceh tidak akan damai seperti ini,” pungkas Chairoel.

Sementara Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar menyambut baik kedatangan 50-an pendemo di halaman gedum dewan.

Ia mengatakan, kekhususan Aceh harus sama-sama dikawal supaya poin-poin yang terkandung dalam UUPA dapat terealisasi. Rusyidi mengucapkan terimakasih kepada HMI MPO yang kembali mengingatkan pihaknya mengenai UUPA.

Baca Juga...  Hari Jadi ke-445 Kota Takengon Bupati Shabela Pimpin Rapat Persiapan

“Kami siap mengawal dan mencoba menyampaikan ke Pemerintah Aceh, supaya poin tuntutan dari mahasiswa direalisasikan,” tegasnya dihadapan pendemo. (akh/icm)