Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 6 Jan 2022 07:43 WIB ·

Banjir Bandang Terjang Lima Kecamatan di Aceh Tenggara


 Alat berat untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol dan melakukan normalisasi aliran air. (for rakyat aceh) Perbesar

Alat berat untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol dan melakukan normalisasi aliran air. (for rakyat aceh)

KUTACANE (RA) – Bencana alam banjir bandang, menerjang lima kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, pada Selasa (4/1) Malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara Nazmi Desky, SKM, MAP, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun bencana ini berdampak terhadap 2.267 Jiwa masyarakat di lima Kecamatan.

“Lima kecamatan berdampak Kecamatan Lawe Bulan, Lawe Sumur, Bukit Tusam, Semadam dan Kecamatan Bambel,” kata Nazmi Desky kepada Rakyat Aceh, Rabu (5/1)
Dijelaskan, banjir bandang disebabkan jebolnya dua tanggul Sungai Lawe Kinga, serta Tanggul Sungai di Lawe Tuban menjadikan meluap air ke pemukiman warga.

“Di Kecamatan Bambel musibah ini berdampak kepada 94 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 355 Jiwa. Sementara Kecmatan Lawe Sumur 14 KK atau 45 Jiwa. Lawe Bulan 23 KK 74 Jiwa, adapun yang paling banyak warga berdampak Musibah ini Kecamatan Bukit Tusam yaitu 427 KK atU 1649 Jiwa. Sementara Kecamatan Semadam jumlah jiwa berdampak 144 atau 36 Kepala keluarga,” kata Nazmi Desky lagi.

Selain Pemukiman warga, bencana alam di daerah ini juga berdampak terhadap sarana umum, baik rumah sekolah maupun Pondok Pesantren begitu juga jalan nasional serta pasar tradisional.

Dua Rumah Warga Rusak
Selain merendam pemukiman, banjir bandang terjadi di daerah ini juga merusak dua rumah warga. Namun pemilik rumah yang rusak sedang dalam pendataan pihak BPBD.
“Ada dua Unit Rumah rusak, namun kita belum tahu milik siapa, hingga kini petugas masih berada dilapangan untuk pendataan lebih lanjut,” Kata Nazmi Desky.

Sementara panjang tanggul yang jebol dihantam air, mencapai 500 meter seperti Tanggul Sungai Lawe Tuban, begitu juga Tanggul Sungai Lawe Kinga Desa Buah Pala.

“Satu Jembatan Penghubung Desa Buah pala dan perkebunan masyarakat juga Rusak berat bahkan Jalan Menuju desa Kutambaru Bencawan, diterjang air,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, lokasi Banjir Bandang di lima Kecamatanasib terendam air mulai dari 50 CM hingga 1 Meter. Bahkan Penanggulangan dilakukan Pihak BPBD telah menurunkan Sebanyak 7 unit alat berat untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol dan melakukan Normalisasi aliran air. (val/min)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

LSM Datangi DPRK Bener Meriah

24 July 2024 - 15:59 WIB

Kesiapan Jelang Pilkada 2024, Polres Aceh Utara Gelar Latihan Dalmas

24 July 2024 - 15:52 WIB

Abu Razak Cek Progres Venue PON

24 July 2024 - 15:00 WIB

Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah

24 July 2024 - 14:47 WIB

Polda Aceh Tahan Mantan Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri KCP Bener Meriah

24 July 2024 - 12:52 WIB

Polisi akan Tindak Truk Tangki Penyebab Tumpahan CPO di Jalan

24 July 2024 - 11:42 WIB

Trending di UTAMA