Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 10 Jan 2022 09:20 WIB ·

TRK Dorong Pimpinan DPRA Bentuk Tim Evaluasi RPJMA


 TRK Dorong Pimpinan DPRA Bentuk Tim Evaluasi RPJMA Perbesar

HARIANRAKYATACEH.COM I BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Teuku Raja Keumangan (TRK) mengajak semua pihak seperti LSM, mahasiswa dan pemuda untuk mendorong pimpinan DPRA untuk membentuk tim evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh Tahun 2017-2022.

Dengan begitu, kata politisi partai Golkar tersebut, maka dapat diketahui apakah kepemimpinan Pemerintah Aceh selama lima tahun berhasil atau tidak.

“Saya nanti ikut mendorong juga. Jadi bersama-sama kita. Tujuannya untuk melihat kinerja lima tahun gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih, hasil Pemilu selama lima tahun. kita lihat berapa persen berjalan tahun pertama dan sampai tahun terakhir, “kata Raja Keumangan dalam diskusi Haba Keude Kupi dengan tema “Refleksi Pemerintahan Aceh 2021” Jumat kemarin.

Diakui Raja Keumangan, secara pribadi ia menilai lembaga DPRA selama ini belum bekerja sesuai dengan harapan rakyat. Sehingga perlu berbagai pihak lainnya untuk melakukan pengawasan dan mengawal jalannya pemerintahan. Salah satunya dengan mendorong evaluasi RPJMA.

Sementara itu, pengamat ekonomi yang juga akademisi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Syiah Kuala, Dr. Amri, SE.MSi menyarankan Pemerintah Aceh untuk membangkitkan kembali ekonomi Aceh minimal dengan tiga konsep utama. Ketiga sektor ini ialah adalah pertanian, peternakan, sektor perkebunan, dan sektor perikanan dan kelautan.

Untuk membangkitkan ketiga sektor ini, lanjut Dr. Amri, Pemerintah Aceh dan kabupaten dan kota harus menjadikan ketiga konsep ini sebagai produk unggulan dasar dan disesuaikan dengan potensi daerahnya masing-masing dan ketiga konsep ini idealnya harus di qanunkan.

Selanjutnya, kata Dr Amri, untuk pelaksanaannya, Pemerintah Aceh dan kabupaten/ kota dapat memberdayakan Sumber Daya Manusia yang tersedia saat ini pada satuan kerja yang membidangi sektor tersebut yang selanjutnya memanfaatkan tenaga penyuluh yang professional untuk membantu masyarakat yang mempercepat jalannya ketiga konsep tersebut.

“Hasil ketiga sektor tersebut bisa diolah oleh UMKM kemudian dipasarkan kembali untuk kebutuhan di daerah, pasar nasional dan bahkan pasar internasional. Ini baru sebagai contoh kecil menghidupkan ekonomi masyarakat kecil di pedesaan. Masih banyak ratusan hasil produksi hasil pertanian, perikanan dan buah – buahan yang tersebar di 23 kabupaten/ kota,”ujarnya. (Mar)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ratusan masyarakat Aceh Barat deklarasi dukung Bustami maju di Pilkada 2024

20 July 2024 - 21:25 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Peringati 1 Muharram 1446 H Dengan Menggelar Doa Bersama.

20 July 2024 - 16:39 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Trending di UTAMA