Kerugian Banjir Pidie Jaya Rp 27 Miliar

Salah satu tebing sungai sekaligus ruas jalan yang tergerus erosi akibat banjir Pidie Jaya, pekan lalu. For Rakyat Aceh

MEUREUDU (RA) – Banjir yang menimpa beberapa kecamatan dalam Kabupaten Pidie Jaya, pekan lalu menyebabkan sejumlah kerugian material bagi masyarakat dan sejumlah fasilitas umum rusak. Sehingga kerugian akibat banjir tahunan itu ditaksir mencapai Rp 27 miliar lebih.

Tanpa mitigasi yang berkelanjutan dari Pemkab Pidie Jaya itu adalah tempat usaha tambak masyarakat, lahan persawahan yang baru siap tanam. Selain itu juga tebing sungai dan jalan yang digerus oleh erosi sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Muhammad Nur, menyebutkan, kerugaian akibat banjir yang menimpa Pidie Jaya pekan lalu, sejumlah areal tambak dan lahan persawahan masyarakat rusak.

Begitupun, bajir juga menyebabkan sejumlah infrastruktur juga hancur seperti badan jalan di Kecamatan Bandar Dua tergerus erosi, begitu juga di Kecamatan Bandar Baru dan kecamatan-kecamatan yang tertimpa banjir tersebut.

“Perkiraan kerugian material sementara akibat banjir kemarin ditaksi mencapai sebesar Rp 27.566.400.000. Kerugian ini mulai dari kerusakan tebing, jalan, sektor pertambakan, pertanian dan sektor peternakan,” tuturnya, Senin (17/1) kemarin.

Dia mengatakan, taksiran kerugian tersebut masih estimasi sementara, karena timnya bersama dengan pihak kecamatan masih melakukan pendataan hingga kini.

“Dan karena potensi hujan masih tinggi di Pidie Jaya, kita meminta masyarakata untuk selalu waspada terhadap banjir dan bencana susulan lainnya,” ungkapnya. (san/rus).