Bila Temukan Pelanggaran SDA Laut Segera Laporkan

Bimtek pokmaswas se Provinsi Aceh di Kabupaten Simeulue, Rabu (19/1). AHMADI

SIMEULUE (RA) – Bimbingan teknis (bimtek) sehari kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) sumber daya alam (SDA) laut yang di ikuti 250 peserta dari seluruh daerah di Provinsi Aceh yang digelar di Kabupaten Simeulue, Rabu (19/1).

Berbagai isu bidang SDA laut yang dibahas dalam bimtek sehari yang di ikuti peserta pokmaswas dari unsur panglima laut dan pokmaswas dari sejumlah daerah yang ada di Provinsi Aceh, yang digelar di gedung serba guna milik Pemkab Simeulue.

Drs Halid K Jusuf MPA, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan (Ditjen PSDKP) RI, dalam sambutan menegaskan PSDKP sangat konsen dengan konservasi dan SDA Laut, maka pokmaswas, jangan segan-segan pelaku usaha yang tidak ramah lingkungan untuk melapor.

Dia menambahkan, ekologi merupakan panglima, sebab tanpa ekologi tiada artinya kelangsungan masa depan manusia, maka penegakan hukum langsung dan tidak langsung akibat dampat dari kegiatan usaha pembangunan, PSDKP RI kami tidak segan-segan untuk menuntut pelaku.

“Penegakan hukum langsung dan tidak langsung akibat dampak dari kegiatan usaha pembangunan, kami tidak segan-segan untuk menuntut siapapun. Pokmaswas merupakan perpanjangan tangan dari penegak hukum dan bapak-bapak pokmaswas merupakan tidak hanya sebatas konservasi, tetapi seluruh objek yang ada dibidang kelautan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Simeulue Erli Hasyim menyebutkan, wilayah administrasi Kabupaten Simeulue saat ini, menghadapi persoalan-persoalan terkait dengan pencurian dan pengeboman sumber daya alam laut, sehingga merugikan dan berdampak pada ekologi dan perekonomian masyarakat.

Erli Hasyim menyebutkan kendati pokmaswas telah dibentuk dan dibantu langsung oleh institusi baik dari Lanal Simeulue maupun dari pihak Polair Polres Simeulue, namun pencurian dan pengeboman serta penggunaan alat tangkap ikan terlarang masih kerap terjadi di kawasan laut pulau penghasil lobster di Aceh.

“Kabupaten Simeulue sangat strategis dan berbatasan langsung dengan samudra Hindia maka potensi pencurian serta pengeboman berpotensi sangat tinggi. Oleh karenanya melalui forum ini berharap, kiranya fasilitas pengamanan kelautan dapat di tambahkan demi kelangsungan ekosistem kelautan yang merupakan sumber kehidupan dan kekayaan Republik ini,” kata Bupati Simeulue.

Dalam acara bimtek itu, Dirjen PSDKP RI memberikan kepada Carles Sekdis DKP Simeulue, Haswan Rusman Kabid Pengawasan DKPSimeulue. Selanjutnya penghargaan kepada PPNS Perikanan DKP Provinsi Aceh yakni Kamarun dan Satria Putra.

Penghargaan kepada Muchammad Achar dan Hafiz Dewi Syahputra dari pangkalan PSDK Lampulo. Kemudian Fikki Rizki dari DKP Simeulue. Dedi Saputra dan Darmawan dari Satpolairud Polres Simeulue serta penghargaan kepada Pokmaswas Air Pinang, Kecamatan Simeulue Timur. (ahi/bai)