Akhir Maret 2022 Pilkades Serentak di Simeulue

Zulfatah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Simeulue.

HARIANRAKYATACEH.COM – ‎54 desa dari 138 desa di 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue, di jadwalkan pencoblosan pada tanggal 31 Maret 2032, serentak digelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Puluhan desa yang menggelar Pilkades itu, untuk saat ini masa tahapan pengumuman dan pendaftaran ‎Bakal Calon (Balon) Kades kepada pihak Panitia Pemilihan Desa (P2K) di desanya masing-masing.

‎Untuk pelaksanaan Pilkades serentak itu, menyerap anggaran mencapai Rp 20 juta di masing-masing desa yang menggelar Pilkades, yang bersumber dari APBDes tahun 2022 serta sumber lainnya yang sifatnya tidak mengikat.

‎Pelaksanaan Pilkades serentak pertanggal 31 Maret 2022 itu, di jelaskan Zulfatah, SP, MP, Sekretaris Dinas (Dinas) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Simeulue, ke‎pada harianrakyataceh.com, Jumat (21 1).

“Ada 54 desa dari 138 desa yang menggelar pilkades serentak, dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2022. Untuk biaya yang timbul pilkades itu di bebankan kepada APBDes tahun 2022 ‎desa masing-masing yang melaksanakan Pilkades”, katanya.

Zulfatah menambahkan, 54 desa yang menggelar pilkades serentak itu untuk kecamatan Simeulue Tengah sebanyak 8 desa. Kecamatan Teupah Selatan sebanyak 8 desa. Kecamatan Simeulue Barat sebanyak 1 desa. Kecamatan Alafan sebanyak 7 desa.

Selanjutnya Kecamatan Simeulue Cut sebanyak 3 desa. Kecamatan Teluk Dalam sebanyak 3 desa. Kecamatan Salang sebanyak 5 desa. ‎Kecamatan Simeulue Timur sebanyak 7 desa. Kecamatan Teupah Tengah sebanyak 10 desa dan Kecamatan Teupah Barat sebanyak 3 desa.

Balon yang hendak mendaftar, harus penuhi 28 poin persyaratan, termasuk dengan pendidikan terendah berijazah SLTP, berusia 22 tahun lebih, tidak cacat hukum, tidak perna menjabat sebagai Kades selama 2 tahun, serta persyaratan lainnya yang harus dipenuhi  oleh balon yang masih aktif di instansi pemerintahan maupun swasta.

Sedengkan 16 poin persyaratan untuk pemilih, telah berusia 17 tahun lebih, ‎tidak mengalami gangguan jiwa, telah berdomisili paling singkat selama 6 bulan sebelum masuk masa pelaksanaan tahapan pencoblosan surat suara pilkades serta tidak dicabut hak pilihnya karena persoalan hukum.

‎”Pelaksanaan pilkades serentak ini berdasarkan Perbup Simeulue nomor 1 tahun 2022. Kita harapkan dan kita himbau pelaksanaan pilkades ini aman dan lancar, dengan peran serta dari masyarakat itu sendiri untuk mensukseskannya”, tegas Zulfatah. (ahi)