Minta K‎esetaraan Gaji Puluhan Anggota BPD Simeulue Temui Bupati dan Dewan

Alis Anizar (baju batik) Ketua PABDSI Kabupaten Simeulue  saat menyerahkan dokumen Draft usulan kepada Bupati Erli Hasyim, Selasa (25/1). Ahmadi - harianrakyataceh.com  

HARIANRAKYATACEH.COM  – Puluhan perwakilan utusan delegasi Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI)  ‎Kabupaten Simeulue, meminta kesetaraan gaji atau honornya yang setara dengan gaji atau honor para aparat Desa.

Delegasi perwakilan utusan anggota BPD di 138 desa dalam 10 Kecamatan di Kabupaten Simeulue itu, menemui dan diterima langsung Bupati Erli Hasyim turut di dampingi sejumlah pejabat teras, kemudian dilanjutkan menemui Anggota Dewan Simeulue, Selasa (25/1).

Hal itu dijelaskan Alis Anizar Ketua Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI)  ‎Kabupaten Simeulue, sesaat setelah pertemuan dan penyampaian tujuan delegasinya kepada Bupati Erli Hasyim dan menemui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue, kepada harianrakyataceh.com, Selasa (25/1).

“Hari ini, kami dari Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI)  ‎Kabupaten Simeulue, menemui langsung pak Bupati dan Anggota Dewan untuk meminta kesetaraan gaji atau honor kami seperti gaji atau honor para aparat Desa. Kami juga 24 jam bekerja dan bertanggungjawab sesuai tupoksi yang di amanahkan”, kata Alis Anizar.

Masih menurut Ketua Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI)  ‎Kabupaten Simeulue, menilai gaji atau honor anggota BPD di 138 desa di 10 Kecamatan itu, layak untuk di naikan yang setara dengan gaji atau honor para aparat desa berkisar antara Rp 2.50.000 hingga Rp 2.450.000 dan itu belum termasuk dana tunjangan lainnya.

Sementara gaji atau honor yang diterima anggota BPD Kabupaten Simeulue hanya Rp 7.00.000 hingga Rp 1.100.000, itupun diterima pertiga bulan, dan setelah penyampaian permintaan serta keluh kesah itu, pihak PABDSI akan mengawal hingga terealisasi dan terwujud kesetaraan gaji atau honor yang setara dengan gaji atau honor aparat desa.

“Alhamdulillah, pertemuan penyampaian keluh kesah kami para anggota PABDSI itu, ada respon dari pak Bupati dan Lembaga Dewan, dan permintaan yang kami sampaikan ini akan tetap kami kawal hingga terwujud, kalau bisa tahun 2022 ini sudah ada kenyataannya”, tegas Alis Anizar.

Sementara Bupati Erli Hasyim menyebutkan setelah pertemuan dengan delegasi Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI)  ‎Kabupaten Simeulue. “Hasil pertemuan dan yang disampaikan delegasi PABDSI Kabupaten Simeulue, akan kita upayakan dapat terakomodir, baik itu gaji maupun operasional lainnya, agar dapat tertampung di anggaran desa ataupun di anggaran daerah”, katanya. (ahi).