Investor Hongkong Lirik Sungai Kuala Tripa

Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, rapat zoom metting dengan investor asal Hongkong. IST/RAKYAT ACEH

BLANGKEJEREN (RA) – Investor asal Hongkong melirik potensi sungai Tripa yang mengalir dari Gayo Lues sampai ke Nagan Raya memiliki potensi yang besar sebagai sumber tenaga listrik.

Hal tersebut terungkap saat investor asal Hongkong melakukan pertemuan dengan Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru, guna meminta rekomendasi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk menjadikan sungai Tripa sebagai sumber bagi project PLTA sungai Tripa. Pertemuan dilakukan melalui zoom meeting berlangsung di ruang Kerja Bupati Gayo Lues, Selasa (25/1).

Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru, mengaku akan mendukung secara penuh project PLTA sungai Tripa yang akan dikembangkan oleh investor asal Hongkong tersebut. Dirinya mengatakan Pemkab Gayo Lues akan menerima tawaran kerjasama tersebut, hal ini juga guna mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.

Ia berharap agar tawaran kerjasama ini bukan hanya sekedar tawaran saja seperti investor-investor sebelumnya, dimana ketika rekomendasi sudah diberikan dan kerjasama sudah diterima, pihak investor malah tidak menjalankan projectnya dengan baik.

Oleh sebab itu, Bupati Gayo Lues mewakili pemerintah daerah setempat berharap agar project PLTA sungai Tripa ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya sampai selesai, apalagi mengingat bahwa project ini merupakan project yang sangat besar, sehingga diharapkan dengan berdirinya PLTA ini nantinya dapat menunjang kemakmuran masyarakat dan akan memberikan manfaat yang besar bagi orang banyak.

Mr Li Xuejia, Direktur investor PLTA sungai Tripa asal Hongkong tersebut, mengatakanpihaknya sejak lama telah mempelajari potensi-potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Gayo Lues dan sampai saat ini pihaknya telah merancang pembangunan tiga bendungan sungai tripa. Kemudian juga telah menentukan titik koordinat serta telah membuat rencana kerja mengenai tahapan-tahapan yg diperlukan. Harapan beliau di tahun 2024 nanti sudah bisa dilakukan start project dan di tahun 2030 nantinya project dapat terselesaikan.

Dengan begitu, pihaknya mengatakan sangat diperlukan perencanaan yang sangat detail termasuk perijinan. Oleh sebab itu dalam pertemuan ini, dirinya kembali meminta rekomendasi dan dukungan penuh dari Pemkab Gayo Lues agar project ini dapat segera dimulai dan dilaksanakan, karena project ini merupakan project yang sangat besar dan memerlukan waktu yang sangat panjang.

Dirinya memohon kepada bapak Bupati Gayo Lues beserta jajarannya untuk diberikan rekomendasi agar mereka dapat melanjutkan pekerjaannya sehingga secepatnya dapat dilaksanakan dengan detail. Dan pembangunan project ini dapat menampung jumlah pekerja yang sangat luar biasa, untuk pembangunan saja membutuhkan 4.000 orang pekerja, sehingga nantinya diharapkan project ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Gayo Lues dan Nagan Raya. (yud/bai)